Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Pemkot Tangsel Siapkan 3 TPU untuk Pemakaman Korban Corona, di Mana Saja?

Total sudah 24 orang korban meninggal dunia akibat infeksi virus mematikan yang diimpor dari Wuhan, China, ini, hingga Minggu 4 April 2020 di Tangsel

Pemkot Tangsel Siapkan 3 TPU untuk Pemakaman Korban Corona, di Mana Saja?
Tribunnews/Irwan Rismawan
Petugas menggali liang kubur untuk pasien virus corona atau Covid-19 yang meninggal yang akan dimakamkan di TPU Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (25/3/2020). Pemprov DKI Jakarta menyediakan dua taman pemakaman umum (TPU) untuk pasien virus corona (Covid-19) yang meninggal dunia, yakni TPU Tegal Alur dan TPU Pondok Ranggon. Tribunnews/Irwan Rismawan 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Rizki Amana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sejumlah wilayah Tangerang Selatan terdeteksi sebagai zona penyebaran virus corona atau Covid-19 di Jabodetabek.

Total sudah 24 orang korban meninggal dunia akibat infeksi virus mematikan yang diimpor dari Wuhan, China, ini, hingga Minggu 4 April 2020 di wilayah Tangerang Selatan.

Mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyiapkan tiga tempat pemakaman umum (TPU) untuk pemakaman korban infeksi virus corona di Tangsel.

Wakil Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan salah satu lokasinya berada di TPU Jombang.

"Ada tempat pemakaman umum yang kita sediakan khusus pemakanan Covid-19 ini. Yang pertama TPU Jombang, yang kedua TPU Binbin di Kecamatan Serpong, yang ketiga TPU Babakan di Kecamatan Setu. Ketiga TPU ini siap," kata Benyamin saat ditemui di Posko Gugus Tugas Covid-19, Serpong, Tangsel, Minggu (5/4/2020).

Baca: Kabar Baik! PUFF, Nucleus Farma dan Prof Nidom Foundation Kembangkan Obat Covid-19

Kendati terdapat tiga TPU yang disiapkan, Pemkot Tangsel mengaku masih melakukan langkah sosialiasi pada masyarakat di sekeliling area TPU Jombang, Ciputat, Tangsel.

Benyamin menjelaskan sosialisasi dilakukan untuk menghindari adanya penolakan warga sekitar terhadap pemakaman jenazah penderita corona yang dilakukan.

Baca: Benarkah Mengonsumsi Vitamin C Dosis Tinggi Efektif untuk Tangkal Virus Corona?

"Kami ingin sampaikan ke masyarakat, sebagaimana informasi dari WHO (Organisasi Kesehatan Duia) bahwa kuman atau virus (corona) dalam jenazah itu akan mati," jelas Benyamin.

"Jadi jangan khawatir terinfeksi dari jenazah, mobil jenazah. Semua ada prosedur tetapnya dalam rangka pemakaman jenazah yang diakibatkan penyakit menular. Kita sudah lakukan itu," lanjutnya.

Baca: WHO: Masa Inkubasi Virus Corona di Tubuh 1 Sampai 14 Hari, Umumnya Hanya 5 Hari

Halaman
1234
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Warta Kota
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas