Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Diduga Aniaya Nenek Karena Bansos di Bogor, Ketua RT: Niat Agar Merata Tapi Jadi Sasaran Caci Maki

Ketua RT berinisial AS pelaku penganiayaan terhadap Nenek Arni (70) menceritakan pengakuannya atas peristiwa yang terjadi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Diduga Aniaya Nenek Karena Bansos di Bogor, Ketua RT: Niat Agar Merata Tapi Jadi Sasaran Caci Maki
ISTIMEWA VIA KOMPAS
Seorang nenek bernama Arni (70) mendapatkan perlakuan kasar dari penyalur bansos yang tak lain adalah ketua RT, keduanya pun didamaikan oleh pihak kepolisian di Kampung Harapan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Jumat (29/5/2020). (Dok Istimewa) 

TRIBUNNEWS.COM - Ketua RT berinisial AS pelaku penganiayaan terhadap Nenek Arni (70) menceritakan pengakuannya atas peristiwa yang terjadi.

Meski saat ini kedua pihak telah berdamai, kasus penganiayaan itu terus menuai sorotan.

Lantas bagaimana pengakuan ketua RT AS?

AS menjelaskan kejadian bermula ketika Nenek Arni marah-marah saat bantuan sosial (bansos) berupa beras dari Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat dibagikan.

AS mengaku tak sengaja menganiaya karena ia dalam keadaan lelah usai mengurus bansos.

Bankah, saat itu Nenek Arni menuduh dirinya sebagai maling.

Perkataan Nenek Arni itu diucapkan di depan warga Kampung Harapan, Desa Sukamaju, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Rekomendasi Untuk Anda

HALAMAN SELANJUTNYA>>>>>>>>>>>>>

Sumber: TribunJakarta
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas