Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Mafia Tanah

Tahan Pengajuan Gugatan Praperadilan, Fredy Kusnadi Minta Penangguhan Penahanan dan Gelar Perkara

Fredy Kusnadi menahan pengajuan gugatan praperadilan terkait status dirinya sebagai tersangka dalam dugaan kasus mafia tanah yang dialami keluarga Din

Tahan Pengajuan Gugatan Praperadilan, Fredy Kusnadi Minta Penangguhan Penahanan dan Gelar Perkara
Igman Ibrahim/Tribunnews.com
Fredy Kusnadi melaporkan Juru Bicara Presiden Era Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) Dino Patti Djalal atas dugaan pencemaran nama baik ke Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, Rabu (17/2/2021). 

Laporan Reporter Tribunnews.com, Rizki Sandi Saputra

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Fredy Kusnadi menahan pengajuan gugatan praperadilan terkait status dirinya sebagai tersangka dalam dugaan kasus mafia tanah yang dialami keluarga Dino Patti Djalal.

Hal itu disampaikan Tonin Tachta Singarimbun, Kuasa Hukum Fredy yang mengatakan, pihaknya mengurungkan niat pengajuan gugatan karena permintaan dari kliennya tersebut.

Kata Tonin, Fredy mengaku khawatir akan adanya tindakan dikriminalisasi yang diterima dirinya apabila gugatan tersebut kalah.

"Jadi kami postponed, karena permintaan pak Fredy, dia ketakutan kalau kalah (gugatannya) bersiko," kata Tonin saat dikonfirmasi, Selasa (23/2/2021).

Oleh karenanya, langkah tercepat yang akan dilakukan Tonin untuk kliennya yakni dengan melakukan gelar perkara.

Lebih lanjut katanya, jika pihak kepolisian tidak mau melakukan gelar perkara itu maka urusan selanjutnya adalah dengan dirinya bukan dengan Fredy Kusnadi.

Tidak hanya itu, klien Tonin itu juga memohon adanya penangguhan penahanan kepada pihak Polda Metro Jaya.

"Upaya yang akan kami lakukan selain praperadilan yang ditunda (juga) akan meminta gelar perkara, penangguhan dan akan melaporkan yang telah menerima uang 950 juta guna pembayaran pembelian rumah Fredy," katanya saat dikonfirmasi, Selasa (23/2/2021).

Lebih jauh, selain melaporkan orang yang telah menerima uang untuk pembayaran pembelian rumah, dirinya juga akan melaporkan kantor notaris yg sudah dibayar lunas oleh Fredy.

Halaman
123
Ikuti kami di
Editor: Johnson Simanjuntak
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas