Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Wagub DKI Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi Yoory Tak Usik Program Rumah DP 0 Rupiah

 Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku kasus dugaan korupsi yang menyeret Dirut Pembangunan Sarana Jaya

Wagub DKI Tegaskan Kasus Dugaan Korupsi Yoory Tak Usik Program Rumah DP 0 Rupiah
TribunJakarta/Dionisius Arya Bima Suci
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria saat ditemui di Balaikota, Senin (25/1/2021) 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengaku kasus dugaan korupsi yang menyeret Dirut PD Pembangunan Sarana Jaya nonaktif Yoory C Pinontoan tidak berdampak pada jalannya program rumah DP 0 Rupiah, maupun program - program di tubuh BUMD DKI itu.

"Terkait kasus ini tidak mengganggu program Pemprov, atau program di sarana, karena di sarana itu kan tidak pak Yori sendiri, ada direktur yang lain, ada manajer dan jajarannya," kata Riza kepada wartawan, Rabu (10/3/2021) malam.

Baca juga: Komisi X DPR Soroti Perekrutan PPPK di Daerah yang Terjadi Transisi Kepempinan Usai Pilkada 2020

Sebab kata Riza, program seperti Rumah DP 0 Rupiah tidak hanya bergantung pada satu orang melainkan kerja kolektif dari jajaran direksi. 

Sehingga bila ada satu orang yang absen kehadirannya karena tengah menjalani proses hukum, maka kondisi itu tak akan mengganggu eksekusi program.

"Ini kan bekerja bukan individu, ini kerja kolektif jadi kalau ada satu yang kebutulan sedang menjalani proses hukum tidak berarti mengganggu, tidak ada masalah," ucapnya.

Riza sendiri berharap Yoory bisa menjelaskan duduk perkara dan membela diri sesuai fakta atas kasus dugaan korupsi pembelian lahan program Rumah DP 0 Rupiah di kawasan Munjul, Pondok Ranggon, Jakarta Timur itu.

Baca juga: Dampak Pandemi Covid-19 terhadap Rumah Tangga Memerlukan Kebijakan Menyeluruh

"Kita tunggu mudah - mudahan Pak Yoory bisa menghadapinya, bisa menjelaskan fakta dan data dan bisa selesai segala urusannya," pungkas Riza.

KPK mengumumkan tengah menyidik dugaan tindak pidana korupsi terkait pembelian tanah seluas 41.921 meter di daerah Munjul, Pondok Ranggon, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur pada tahun 2019 lalu, Senin (8/3/2021).

Belakangan berdasarkan surat perintah penyidikan atau Sprindik KPK, nama Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya Yoory C Pinontoan bersama Anja Runtuwene, Tommy Adrian dan korporasi atas nama PT Adonara Propertindo telah ditetapkan sebagai tersangka.

Halaman
12
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas