Tribun

Penanganan Covid

Dinkes Tangsel Cek Data di RSU Soal Kerabat Dewan dan Keluarga Pegawai Pemkot Ikut Vaksinasi 

Kerabat dewan dan keluarga Pemkot ikut vaksinasi, Dinkes Tangsel akan memeriksa data peserta vaksinasi Covid-19 di RSU Tangsel.

Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Dinkes Tangsel Cek Data di RSU Soal Kerabat Dewan dan Keluarga Pegawai Pemkot Ikut Vaksinasi 
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
ILUSTRASI. VAKSINASI DOSIS KE 2 - Pemkot Tangerang menggelar vaksinasi Covid-19 dosis kedua bagi petugas pelayanan publik yang melibatkan karyawan, manajemen mal, apartemen, hotel, pegawai dan tenant Tangcity superblock, Senin (15/3/2021). Pelaksanaan vaksinasi dosis ke 2 ini diharapkan bisa membantu pemerintah dalam memudahkan percepatan program vaksinasi nasional. Selain itu, vaksinasi masal ini juga akan meningkatkan kepercayaan pengunjung sehingga kunjungan ke pusat perbelanjaan jadi meningkat yang berarti ekonomi bisa kembali pulih. WARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNNEWS.COM, PAMULANG - Dinas Kesehatan (Dinkes) Tangerang Selatan (Tangsel) angkat bicara terkait kepesertaan vaksinasi Covid-19 di RSU Tangsel, Pamulang, Salasa (16/3/2021) kemarin. 

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, sejumlah peserta mendapat "tiket" vaksinasi Covid-19 karena mengaku keluarga dewan dan keluarga pegawai Pemkot. 

Kepala Dinkes Tangsel, Allin Hendalin Mahdaniar, mengatakan, pihaknya akan memeriksa data peserta vaksinasi Covid-19 hari ini.

"Nanti saya cek rumah sakit ya," ujar Allin saat dihubungi awak media.

Baca juga: Keluarga ASN Hingga Rekan Anggota DPRD Mendadak Ikut Vaksinasi, Kadinkes Tangsel Mengaku Belum Tahu 

Allin menyampaikan bisa saja keluarga dewan dan keluarga pegawai Pemkot yang ikut vaksinasi, juga tergolong petugas publik. 

"Ya gini loh itu rumah sakit pasti melakukan screening. Kan saya enggak tahu dia ngaku teman tapi ternyata pegawai ASN atau apa gitu kan saya enggak tahu. Kalau misalnya masuk ke kriteria sana, kan bisa dilayani. Tapi rumah sakit sudah melakukan screening kok," papar Allin.

Allin meyakini, para pegawai RSU Tangsel telah memeriksa data para peserta vaksinasi.

"Pasti ada jenis pekerjaan, enggak mungkin rumah sakit enggak melakukan screening ketat ya. Tapi di sini sesuai ketentuan kok," katanya.

Baca juga: Tingkat Keterisian RS Rujukan Covid-19 di Ibu Kota di Bawah 70 Persen

Allin memastikan pihaknya akan mengecek status peserta vaksinasi Covid-19 sesuai data agar upaya penanganan pandemi untuk membentuk kekebalan komunal itu berjalan tepat guna.

"Nanti kalau pengecekan sih base on data yang ada di kami. Kalau misal dikroscek satu-satu bisa juga. Tapi itu nanti biasanya di akhir sih. Tapi yang penting kami melihat enggak peduli namanya siapa. Yang penting saat termasuk dalam kriteria di jenis pekerjaannya ya it's okay gitu," pungkas Allin.

Lansia Mengaku Kerabat Anggota DPRD

Sejumlah warga Tangerang Selatan (Tangsel) kesulitan mencari informasi soal vaksinasi Covid-19 lansia.

Hal itu terlihat pada komentar di akun humas Pemkot Tangsel @humaskotatangsel saat mem-posting tentang vaksinasi lansia yang diadakan oleh Grab dan Gooddoctor pada 13-14 Maret 2021 di ICE BSD.

Satu di antaranya komentar @rdradjad. "Info ini hanya muncul di IG, secara resmi tidak ada info ke masing2 RT dari Kel. Babakan atau Kec. Setu yang notabene adalah unsur2 resmi Satgas Covid-19 di lingkungan Pemkot Tangsel... sepertinya perlu hotline langsung ke Walikota kalo responnya masih sepotong2 begini dah," tulisnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas