Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Penanganan Covid

Covid-19 DKI Melonjak, Polda Metro Tiadakan Uji Coba Jalur Sepeda di JLNT Casablanca

Polda Metro Jaya memastikan uji coba jalur sepeda di jalan layang non tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan, ditiadakan.

Covid-19 DKI Melonjak, Polda Metro Tiadakan Uji Coba Jalur Sepeda di JLNT Casablanca
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pesepeda road bike melintas di jalan layang non tol (JLNT) Kampung Melayu-Tanah Abang, Sabtu (5/6/2021). Pemprov DKI Jakarta mengeluarkan kebijakan istimewa untuk pesepeda road bike seperti membolehkan melintasi JLNT diakhir pekan dan road bike dapat melintas pada jalur kendaraan bermotor di luar jalur sepeda yang telah tersedia Jalan Sudirman-Thamrin pada Senin-Jumat, mulai pukul 05.00-06.30 WIB. TRIBUNNEWS/ HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -  Polda Metro Jaya memastikan uji coba jalur sepeda di jalan layang non tol (JLNT) Casablanca, Jakarta Selatan, ditiadakan.

Keputusan tersebut diambil untuk menekan kasus Covid-19 di Jakarta yang meningkat.

"Biasanya ada uji coba jalan layang nontol tol Casblanca untuk sepeda, maka hari minggu itu ditiadakan," kata Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo usai mengikuti Apel Patroli Penanganan Covid-19 TNI-Polri, di kawasan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (18/6/2021)

Dikatakan Sambodo, JLNT Casablanca akan kembali seperti semula, yaitu hanya untuk kendaraan roda empat.

Sebab, menurutnya, para pesepeda yang menggunakan JLNT Casablanca berpotensi atau berisiko mengundang kerumunan.

Baca juga: Kebijakan Road Bike Boleh Melintas di JLNT, Azas Tigor Nainggolan: Kebijakan Itu Liar

Lebih lanjut, Sambodo menegaskan, pada akhir pekan ini pihaknya akan melakukan penertiban dan membatasi kegiatan-kegiatan olahraga yang berisiko menimbulkan kerumunan.

"Jadi bukan olahraganya, kalau olahraganya silakan, tapi ketika berolahraga karena mereka berkerumun dan sebagainya. Pasca olahraga itu nanti akan kita tertibkan," pungkas Sambodo.

Sebagai informasi, kasus Covid-19 di Jakarta kembali melonjak secara signifikan.

Berdasarkan dari Dinkes DKI Jakarta bed occupation rate (BOR) untuk ruang isolasi dan ICU sudah hampir penuh.

Data sampai tanggal 17 Juni 2021 tercatat sekitar 8000 tempat tidur isolasi yang tersedia, sudah  terisi 84 persen dan ruang ICU sudah  terisi 74 persen. 

Sementara itu, berdasarkan data kasus Covid-19  harian, sejak diberlakukannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat  (PPKM) pada 11 Januari 20021, kasus  pada bulan Februari mulai turun.  

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pun memutuskan memberlakukan WFH 75 persen di perkantoran di kawasan zona merah.

Penulis: Reza Deni
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas