Tribun

Takut Dimarahi Istri karena Habiskan THR untuk Judi, Pria Ini Karang Cerita Dirampok Gangster

Seorang pria bernama Ray Prama Abdullah (28) nekat mengarang cerita jadi korban perampokan gangster. Ia takut karena habiskan THR untuk judi.

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Sri Juliati
zoom-in Takut Dimarahi Istri karena Habiskan THR untuk Judi, Pria Ini Karang Cerita Dirampok Gangster
Kompas.com/Dok. Polsek Sawah Besar dan TribunJakarta.com/Satrio Sarwo Trengginas
(KIRI) Ray saat menunjukkan hasil deposit untuk bermain judi online dan (KANAN) Ray mencium tangan istrinya di Polsek Sawah Besar pada Jumat (29/4/2022). 

TRIBUNNEWS.COM - Seorang pria bernama Ray Prama Abdullah (28) nekat mengarang cerita jadi korban perampokan gangster

Alasan warga Kecamatan Sawah Besar, Jakarta Pusat, itu lantaran takut kena marah sang istri.

Ray diketahui telah menghabiskan uang Tunjangan Hari Raya (THR) miliknya untuk judi online.

Tak tanggung-tanggung, Ray memakai uang sebanyak Rp 4,2 juta untuk bermain dan sisanya Rp 200 ribu untuk diberikan kepada sang istri.

Kini karangan cerita Ray berbuntut panjang.

Ia sempat ditahan oleh pihak kepolisian karena membuat laporan palsu.

Berikut informasi lengkapnya dihimpun dari TribunJakarta.com dan Kompas.com, Minggu (5/1/2022):

Baca juga: Pria Boyolali Mengaku Dibegal Rp 1,8 Juta: Ternyata Cuma Bohong

Awal kejadian

Petugas PPSU Mangga Dua Selatan, Ray Prama Abdullah babak belur usai dipukuli gangster di Jalan Mangga Besar Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Rabu (27/4/2022) subuh.
Petugas PPSU Mangga Dua Selatan, Ray Prama Abdullah babak belur usai dipukuli gangster di Jalan Mangga Besar Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat pada Rabu (27/4/2022) subuh. (TribunJakarta/Istimewa)

Kejadian ini bermula saat Ray yang merupakan petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) yang sedang bekerja membersihkan jalan.

Lokasinya berada di Jalan Mangga Besar Raya, tepatnya depan Rumah Sakit Husada, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (27/4/2022) subuh.

Dalam ceritanya, tiba-tiba Ray dihampiri oleh rombongan gangster yang menaiki empat sampai lima motor.

Tubuhnya langsung disergap.

Ray mengaku langsung tak sadarkan diri setelah mendapat pukulan di perut. Sebab, kebetulan saat itu ia sebelumnya tak makan sahur.

Pemuda lainnya langsung membuka tas pinggang Ray dan merogoh isi dalam tas. Tangannya pun langsung menyambar segepok uang berjumlah Rp 4,4 juta itu.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas