Tribun

Seorang Warga Cilincing Jakarta Utara Diduga Terkena Peluru Nyasar, Jari Kakinya Terluka

Seorang wanita bernama Yuliana diduga menjadi korban peluru nyasar saat berada di rumahnya, kawasan Cilincing, Jakarta Utara.

Penulis: Abdi Ryanda Shakti
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Seorang Warga Cilincing Jakarta Utara Diduga Terkena Peluru Nyasar, Jari Kakinya Terluka
Dokumen Polsek Cilincing
Jajaran Polsek Cilincing, Jakarta Utara memasang garis polisi di lokasi dugaan adanya peluru nyasar. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Abdi Ryanda Shakti

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang wanita bernama Yuliana diduga menjadi korban peluru nyasar saat berada di rumahnya, kawasan Cilincing, Jakarta Utara.

Akibatnya, Yuliana mengalami luka di bagian jari kaki akibat terkena dugaan peluru nyasar tersebut.

Kanit Reskrim Polsek Cilincing AKP Alex Chandra menyebut insiden itu terjadi pada Minggu (3/6/2022) sekira pukul 23.00 WIB.

Saat itu, Yuliana dan suaminya sedang berada di atas kasur dalam kamarnya.

"Dugaan kita ada juga itu peluru nyasar," kata Alex saat dihubungi Tribunnews.com, Rabu (6/7/2022).

Baca juga: Kronologi Seorang Wanita di Cilincing Jadi Korban Peluru Nyasar, Polisi Lakukan Penyelidikan

Dia mengungkapkan sebelum mengenai kaki Yuliana, terdapat sebuah benda dari arah atap rumahnya hingga mengakibatkan adanya lubang.

"Jadi saat mereka sedang ngobrol duduk selonjoran tuh di kasur, tiba-tiba ada suara pletek bunyi kemudian istrinya merasa kakinya sakit, apa itu keluar darah begitu, jadi lukanya kecil diantara jari manis sama tengah kaki kiri," jelasnya.

Baca juga: Polisi Sudah Turun Tangan, Misteri Peluru Nyasar Lukai Kaki Mama Muda di Cilincing Belum Terungkap

Alex menyebut pihaknya menemukan sebuah benda diduga protektil peluru yang mengenai kaki korban hingga terluka.

"Kemudian tidak jauh dari situ sekitar satu meter lebih ada ditemukan kayak benda seperti proyektil gitu," ungkapnya.

Saat ini, lanjut Alex, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait dugaan peluru nyasar tersebut dengan memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian.

"Kita koordinasi dengan wilayah, Pak RW, Pak RT bahkan tingkat Kelurahan itu tidak mendengar ada suara tembakan. Termasuk dari rumahnya ibu ini juga kita cek," jelasnya.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas