Tribun

28 Pekerja Migran Indonesia di Hongkong Jalani Wisuda di Universitas Terbuka

Sebanyak 28 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang saat ini sedang bekerja di Hongkong dinyatakan lulus dari Universitas Terbuka (UT).

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Toni Bramantoro
zoom-in 28 Pekerja Migran Indonesia di Hongkong Jalani Wisuda di Universitas Terbuka
Dok. Universitas Terbuka
Sebagian dari 28 Pekerja Migran Indonesia di Hongkong Jalani Wisuda di Universitas Terbuka 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sebanyak 28 Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang saat ini sedang bekerja di Hongkong dinyatakan lulus dari Universitas Terbuka (UT).

Rektor Universitas Terbuka Prof Ojat Darojat mewisuda 28 PMI tersebut.

"Anda yang diwisuda pada hari ini adalah orang hebat, karena tidak semua orang dapat menuntaskan studi," ujar Rektor UT, Prof Ojat Darojat melalui keterangan tertulis, Senin (18/7/2022).

Ojat menyambut baik para PMI yang mampu menuntaskan studi perguruan tinggi tersebut.

Menurut Ojat, tidak mudah melakukan studi pada saat bekerja di luar negeri.

"Tidak mudah bagi para wisudawan dalam mengatur waktu antara bekerja dan juga kuliah," kata Ojat.

Dirinya mengingatkan para wisudawan bahwa kesuksesan dicapai bukan karena prestasi semata, akan tetapi juga pengorbanan orang terdekat yang mendukung para wisudawan menyelesaikan pendidikan.

Ojat juga mengingatkan bahwa UT merupakan kampus yang menyelenggarakan pembelajaran jarak jauh pertama di Tanah Air. Oleh karenanya UT sangat cocok bagi PMI dalam melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.

"UT juga tidak dibatasi daya tampungnya, dan bisa menerima semua calon mahasiswa. Selain itu juga tidak harus dilakukan seleksi akademik. Jadi memungkinkan diterima di UT tanpa seleksi," jelas Ojat.

Seperti diketahui, jumlah mahasiswa UT di luar negeri mencapai 2.245 orang dan sebanyak 207 diantaranya berada di Hongkong.

Baca juga: Nonaktifkan Irjen Ferdy Sambo, Kapolri Dinilai Harus Segera Ungkap Kasus Penembakan Brigadir J

Wisudawan yang diwisuda terdiri dari prodi Ilmu Hukum tiga orang, Ilmu Administrasi Bisnis tiga orang, Manajemen sembilan orang, Ilmu Komunikasi empat orang, Akutansi satu orang, dan Sastra Inggris Bidang Minat Penerjemahan delapan orang.

Lulusan terbaik wisuda di Hong Kong adalah Ainul Hidayah prodi Sastra Inggris Bidang Penerjemahan dengan IPK 3,45. Kemudian, Nurhidayah prodi Ilmu Administrasi Bisnis dengan IPK 3,50. Selanjutnya, Nunik Choiru Nikmah prodi Ilmu Komunikasi dengan IPK 3,72.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas