Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mario Dandy Mengaku Berbohong saat Berikan Keterangan BAP di Polisi

Mario menjelaskan, ia berbohong dalam BAP di polisi, karena ingin membuat penyidik percaya bahwa Shane telah memprovokasinya untuk menganiaya David

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Mario Dandy Mengaku Berbohong saat Berikan Keterangan BAP di Polisi
Tribunnews.com/ Rahmat W Nugraha
Mario Dandy saat bersaksi dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (4/7/2023) malam. Mario Dandy Satriyo mengaku berbohong saat memberikan keterangan di polisi. 

"Saudara di BAP polisi berapa kali?" tanya hakim.

"Sekitar 7-8 kali," kata Mario Dandy.

"Ini di BAP pemeriksaan saudara sebagai saksi, saya jelaskan kembali, kami parkir mobil di pinggir jalan untuk menuju lokasi yang dikirim D. Sampai di lokasi kami masih di dalam mobil, lalu Shane tanya ke saya, entar gue ngapain Den, mau gue ikut pukulin juga. Lalu saya jawab, entar lu videoin aja. Ada enggak ngomong gitu?" tanya hakim kepada Mario Dandy.

Namun tak disangka, Mario mengaku, keterangannya saat di-BAP polisi adalah bohong.

"Yang saya tulis di BAP itu bohong, Yang Mulia," kata Mario Dandy kepada majelis hakim.

Mario menjelaskan, ia berbohong dalam BAP di polisi, karena ingin membuat penyidik percaya bahwa Shane telah memprovokasinya untuk menganiaya David Ozora.

Baca juga: Shane Lukas di Persidangan Sebut Mario Dendy Punya Wajah yang Tengil

"Bohong ini? Enggak benar ini?" tanya hakim.

Rekomendasi Untuk Anda

"Di situ saya membuat skenario bahwa Shane ini yang membuat saya panas sampai ujung-ujungnya saya pukulin David. Saya terprovokasi sama Shane, saya mau bikin skenario seperti itu, cuma saat ini saya berkata sesungguhnya apa yang terjadi," kata Mario.

"Terus berani amat kamu di depan penyidik bohong?" kata hakim.

"Saya bohong, Yang Mulia," jawab Mario.

"Jadi enggak benar ini?" tegas hakim.

"Enggak, Yang Mulia. Sebenarnya dia (Shane) enggak ngomong gitu. Dia diem doang (saat peristiwa penganiayaan David)," ungkap Mario.

"Kenapa kamu ucapin, ini bukti tertulis kan?" tanya hakim.

"Karena di situ saya mau bilang ini orang yang provokasi saya. Saya bikin-bikin, Yang Mulia. Saya kira-kira sendiri," ungkap Mario.

Mario kemudian mengatakan, saat ini ia ingin membuka semua kebohongannya di dalam BAP.

Halaman 2/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas