Pertalite Diburu Usai Harga Pertamax Naik, Antrean Ojol Mengular di Sejumlah SPBU Jaksel
Harga Pertamax naik, Pertalite diburu ojol. Antrean panjang di SPBU Jaksel kontras dengan gerai yang tak lagi jual Pertalite.
Penulis:
Alfarizy Ajie Fadhillah
Editor:
Glery Lazuardi
Ringkasan Berita:
- Kenaikan harga Pertamax Rp16.250 per liter membuat Pertalite Rp10.000 diburu pengendara ojol di SPBU Jakarta Selatan.
- Pantauan menunjukkan kontras: SPBU yang masih menjual Pertalite dipadati antrean panjang, sementara gerai tanpa stok Pertalite lengang.
- Fenomena ini menegaskan Pertalite jadi magnet utama di tengah lonjakan harga BBM non-subsidi
TRIBUNNEWS.COM - Antrean panjang pengendara ojek online (ojol) terlihat di sejumlah SPBU Jakarta Selatan, Kamis (11/6/2026), setelah harga Pertamax melonjak hingga Rp16.250 per liter.
Pertalite yang harganya tetap Rp10.000 kini diburu sebagai alternatif lebih murah, membuat jalur pengisian penuh sesak dan mengular.
Situasi kontras terlihat di sejumlah SPBU di kawasan Jakarta Selatan terkait ketersediaan BBM jenis Pertalite.
Situasi Terkini Sejumlah SPBU di Jaksel
Berdasarkan pantauan jurnalis Tribunnews.com, Alfarizy, perbedaan mencolok terjadi pada SPBU yang masih melayani penjualan Pertalite dibandingkan dengan SPBU yang sudah tidak lagi menyediakannya.
Di Jalan Raya Pasar Minggu, terdapat dua SPBU dengan jarak yang berdekatan, yakni hanya sekira 250 meter, namun memiliki kondisi yang sangat berbeda.
SPBU 34-12703 yang terpantau tidak lagi menjual Pertalite terlihat lengang. Hampir tidak ada antrean kendaraan yang berarti di lokasi tersebut.
Kondisi ini berbanding terbalik dengan SPBU 34-12707. Di sana, antrean kendaraan tampak memanjang.
Sekira pukul 12.15 WIB, antrean didominasi oleh para pengemudi ojek online (ojol) yang tengah mengisi bahan bakar di tengah jam kerja mereka.
Petugas SPBU 34-12707 mengatakan memang gerai tempatnya bekerja kini masih terus ramai, tak mengenal waktu.
"Sekarang ya ramai terus, jam segini juga ramai," ungkapnya saat ditemui Tribunnews.
Fenomena serupa juga ditemukan di kawasan Cipete, Jakarta Selatan. Di SPBU COCO Fatmawati 31.124.02, terjadi antrean panjang yang juga didominasi oleh pengemudi ojol.
Meski SPBU tersebut menerapkan sistem self service atau pengisian mandiri, para pengendara tetap sabar mengantre demi mendapatkan BBM subsidi tersebut.
Sementara itu, pemandangan berbeda terlihat di SPBU COCO Fatmawati 31.124.01, yang persis berada di seberang SPBU COCO Fatmawati 31.124.02.
Lokasi pengisian bahan bakar ini terpantau sepi dan tidak ada antrean kendaraan. Hal ini dikarenakan SPBU tersebut tidak lagi melayani penjualan BBM jenis Pertalite.
"Kami di sini memang sudah tidak menjual Pertalite lagi. Jadi ya sekarang tetap normal, engga ramai kaya di depan," ucap pegawai gerai SPBU COCO Fatmawati 31.124.01.