Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gus Jazil Minta Anies Baswedan Berikan Perhatian ke NU DKI

Masa dari sekitar Rp2,8 triliun dana hibah DKI, PWNU hanya dapat anggaran Rp1,1 miliar, itu kan cuma berapa persennya.

Gus Jazil Minta Anies Baswedan Berikan Perhatian ke NU DKI
Humas MPR RI
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid. 

TRIBUNNEWS.COM - Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid meminta Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan agar memberikan perhatian kepada Nahdlatul Ulama (NU) yang ada di DKI. Gus Jazil menyebut bahwa selama ini perhatian Pemprov DKI Jakarta kepada NU baik di tingkat Pengurus Cabang (PC) yang ada di enam kota dan kabupaten di DKI Jakarta maupun Pengurus Wilayah (PW) sangat minim.

”Masa dari sekitar Rp2,8 triliun dana hibah DKI, PWNU hanya dapat anggaran Rp1,1 miliar, itu kan cuma berapa persennya,” ujar Gus Jazil saat menerima kunjungan dari jajaran PCNU Jakarta Pusat di ruang kerjanya, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (1/3/2021).

Ketua Umum Ikatan Keluarga Alumni Institut Perguruan Tinggi Ilmu Alquran (IKA PTIQ) Jakarta ini menyebutkan, hal ini menunjukkan bahwa Pemprov DKI belum memberikan penghargaan yang pantas kepada NU. ”Itu tidak memberikan penghargaan kepada NU. Saya berharap Pak Gubernur bisa memperhatikan NU yang sedang menggeliat, sedang menata diri, sedang semangat di DKI ini. Kalau itu tidak dilakukan, apa gunanya jadi gubernur?” katanya.

Gus Jazil juga mengingatkan anggota DPRD DKI Jakarta agar ikut mendorong penggunaan sebagian aset tanah milik Pemprov DKI Jakarta untuk kepentingan NU. ”Kan banyak tanah-tanah aset DKI yang bisa disimpan pinjam, bisa dipakai untuk aktivitas NU di DKI, utamanya ini NU Jakarta Pusat. Ini ada di pusatnya Jakarta, di pusat kekuasaan, NU secara nasional besar, tapi di Jakarta Pusat nggak ada tempat, nggak punya kantor, kan ironis,” ungkapnya.

Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Jakarta Selatan meminta Anies untuk menunjukkan kepeduliannya terhadap NU. ”Tunjukkan Pak Anies jangan hanya pintar beretorika, tapi pintar juga memperdulikan masyarakatnya. Jangan pitar pidato saja. Kalua pidato saja NU sudah gudangnya. Kita butuh perhatian yang nyata,” katanya.

Wakil Sekretaris Farhan Maksudi membenarkan apa yang disampaikan Gus Jazil. Pihaknya berharap Pemprov DKI Jakarta memberikan hibah tanah untuk kepentingan pendirian Kantor Sekretariat PCNU Jakarta Pusat. ”Kita menginginkan salah satunya dana hibah tanah, kebetulan kita dari NU Jakarta Pusat saat ini juga belum punya kantor sekretariat. Kita NU yang sudah menggelora berkegiatan, juga menginginkan tanah hibah untuk Kantor Sekretariat,” katanya.

Dikatakan Farhan, selama ini PCNU Jakarta Pusat sudah melakukan berbagai program kerja seperti bedah mushola, bedah rumah tokoh agama, dan berbagai kegiatan sosial lainnya. ”Tujuan kita kesini selain silaturahmi, kita juga ingin meminta, memohon aspirasi kami PCNU Jakarta Pusat melalui MPR ini untuk pertama menaikkan dana hibah di PWNU DKI Jakarta, Jakarta, khususnya PCNU Jakarta Pusat. Kedua ya agar ada bantuan tanah yang ada di DKI Jakarta untuk Kantor PCNU Jakarta Pusat,” kata Farhan.

Pertemuan tersebut diikuti seluruh Ketua Majelis Wakil Cabang (MWC NU) Jakarta Pusat yang ada di delapan kecamatan, yakni Kecamatan Gambir, Johar Baru, Cempaka Putih, Kemayoran, Menteng, Sawah Besar, Senen, dan MWC NU Tanah Abang.

Ikuti kami di
Editor: Content Writer
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas