Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Kasus Cek Pelawat Kejahatan Canggih

Bahkan, menurut Bambang, pada kasus tersebut tindak pidananya sangat terorganisasi dan canggih. Sehingga, KPK sulit mengungkapnya.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Edwin Firdaus

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Bambang Widjojanto mengakui, kasus dugaan suap cek pelawat dengan terdakwa Miranda Swaray Gultom, termasuk kasus sangat rapih.

Bahkan, menurut Bambang, pada kasus tersebut tindak pidananya sangat terorganisasi dan canggih. Sehingga, KPK sulit mengungkapnya.

"Untuk layer (tahapan) nya, iya (kasus canggih). Sebab, tahapannya bagus dan cukup mutakhir," kata Bambang di kantornya, Jakarta, Senin (4/6/2012).

Saat ini, sambung Bambang, diperlukan keyakinan dari hakim dan publik, mengenai terjadinya tindak pidana korupsi dalam kasus tersebut. Sehingga, bisa dijadikan dasar konstruksinya.

Karena, imbuhnya, bukti yang mengarah pada keterlibatan Miranda di kasus suap ini hanya beberapa keterangan saksi dan bukti otentik, seperti kuitansi pembayaran sebuah ruangan di Hotel Dharmawangsa, Jakarta Selatan. (*)

BACA JUGA

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas