Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

6 Rektor di Makassar Temui JK Dukung Pencabutan Subsidi BBM

Kedatangan mereka untuk menyampaikan dukungan terhadap rencana pemerintah Jokowi-JK yang bulan ini

Editor: Hendra Gunawan
zoom-in 6 Rektor di Makassar Temui JK Dukung Pencabutan Subsidi BBM
WARTA KOTA/HENRY LOPULALAN
Wakil Presiden Jusuf Kalla 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA  -- Enam pimpinan perguruan tinggi besar di Makassar, Kamis (13/11/2014) sore, datang menemui Wakil Presiden Jusuf Kalla, di Jakarta.

Enam rektor itu adalah Prof Dr Dwia Ariestina (Unhas), Prof Dr Arismunandar (UNM), Prof Dr H A Qadir Gasing (UIN), Prof Dr Masrurah Mochtar (UMI), , Dr Irwan Akib MPd (Unismuh) dan Prof Dr Saleh Pallu  (Universitas Bosowa 45).

Kedatangan mereka untuk menyampaikan dukungan terhadap rencana pemerintah Jokowi-JK yang bulan ini, akan mencabut subsidi bahan bakar minyak (BBM).

Di mata pemerintah, pencabutan subsidi BBM, akan berdampak pada kenaikan harga BBM, Bensin yang semula seharga Rp 6.500 / liter.

Skema pencabutan subsidi berlaku, harga bensin akan menjadi Rp 9.500 atau naik Rp 3000 rupiah.     
Salah satu materi pertemuan antara lain; soal maraknya aksi unjuk rasa mahasiswa di Makassar dua pekan terakhir.

Atasnama kolegenya, Rektor Unhas Dwia Aries Tina mengaku siap menjaga unjuk rasa yang kondusif. Bahkan, para rektor ini juga mengaku mendukung kebijakan kenaikan harga BBM subsidi yang akan dilakukan oleh pemerintah.

"Ini bukan soal jamin menjamin unjuk rasa, karena kita mendukung kebijakan pemerintah, karena analisanya jelas dan sudah matang," ujar Dwia, Kamis (13/11/2014).

Berita Rekomendasi

Dalam kesempatan tersebut para rektor membantah kalau unjuk rasa yang terjadi di Makassar berlangsung rusuh. Semua aktifitas penyampaian aspirasi diklaim telah sesuai dengan kaidah dan jika ada aktifitas yang melanggar hukum akan ada sanksinya.

Pihak rektorat sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak agar implementasi kebijakan ini kondusif. Pihaknya juga membuka forum dialog dengan mahasiswa terkait kenaikan harga BBM ini.

Mahasiswa akan dijelaskan, bahwa keputusan itu sudah dilakukan dengan pertimbangan dan analisa yang jelas. Apalagi pemerintah juga berencana akan mengalihkan subsidi BBM ini untuk penambahan anggaran di bidang infrastruktur dan pendidikan.

Sumber: Tribun Timur
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas