Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
TribunNews | PON XX Papua
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Ibadah Haji 2015

Tahun Depan Kuota Haji Indonesia Ditambah 60.000

Penyelenggaraan ibadah haji 2016 diperkirakan akan semakin kompleks, karena jumlah jemaah lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

Tahun Depan Kuota Haji Indonesia Ditambah 60.000
AFP Photo/Mohammed Al-Shaikh/Kompas.com
Ribuan tenda untuk menampung umat Islam yang tengah melangsungkan ibadah haji di Mina, di luar kota Mekah, Saudi Arabia, 19 September 2015. Sekitar 3 juta umat Islam dari berbagai penjuru dunia berkumpul di Mekah untuk melangsungkan ibadah haji. 

Tribunnews.com, Jakarta - Penyelenggaraan ibadah haji 2016 diperkirakan akan semakin kompleks, karena jumlah jemaah lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

Selain karena kuota haji sudah kembali normal, Pemerintah Arab Saudi juga janji akan menambah kuota haji Indonesia sebanyak 20.000 jemaah.

"Tahun depan, kuota haji Indonesia mencapai 131.000 orang. Ada penambahan sekitar 60.000 lebih dari kuota haji tahun ini. Tentu tantangan memfasilitasi jemaah sebanyak itu akan semakin besar," kata Ketua Komisi VIII DPR RI Saleh Partaonan Daulay melalui keterangan persnya, Selasa (3/11/2015) malam.

Saleh berharap agar pemerintah Indonesia memberikan pembinaan dan manasik yang lebih baik di masa datang.

Tidak hanya pembinaan yang berkenaan dengan aspek amaliyah dan fikih haji, tetapi juga pembinaan tentang fasilitas pemondokan, kehidupan sosial di Saudi, hingga persoalan aspek keselamatan.

Sejalan dengan itu, Saleh menilai bahwa jemaah haji Indonesia juga perlu dibekali dengan aturan yang harus diikuti selama berada di Saudi. Termasuk di antaranya tentang tata tertib dan waktu pelaksanaan ibadah yang aman dan nyaman

"Jemaah haji kita juga memiliki tanggung jawab untuk menjaga keselamatan dan keamanan masing-masing. Hal-hal ini mesti harus disampaikan dalam manasik yang diberikan oleh pemerintah," kata politisi Partai Amanat Nasional itu.
(Nabilla Tashandra)

Editor: Gusti Sawabi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas