Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pembentukan Dewan Pembina di Munaslub Bawa Golkar Ke Zaman Purbakala

"Ini kembali ke belakang, salah satu sumber konflik utama ya Pilpres. Saya melihat mekanisme Capres harus melalui dewan pembina sama saja mengembalika

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Adi Suhendi
zoom-in Pembentukan Dewan Pembina di Munaslub Bawa Golkar Ke Zaman Purbakala
Tribunnews.com/ Ferdinand Waskita
Ahmad Doli Kurnia 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ferdinand Waskita

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia menulis buku yang berjudul 'Mengembalikan Golkar ke Hati Rakyat'.

Doli menulis buku tersebut karena prihatin dengan gejolak yang ada di tubuh partai berlambang pohon beringin itu.

"Partai ini selalu bicarakan politik anggaran, korupsi, pembagian kekuasaan. Sehingga masyarakat hampir kehilangan kepercayaan pada pejabat negara dan Parpol."

"Kami di dalam Golkar punya kesadaran yang sama apalagi bicara autokritik," kata Doli di kawasan Senayan, Jakarta, Minggu (8/5/2016).

Doli mengungkapkan alasan meluncurkan buku tersebut menjelang Munaslub Golkar.

Ia menilai Munaslub merupakan momen penting perubahan Golkar.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menuturkan Munaslub harus menghasilkan rekonsiliasi yang utuh.

"Saya ragu kalau cara-cara lalu diulang maka rekonsiliasi terancam. Seperti cara-cara diarahkan aklamasi dan sebagainya," imbuhnya.

Ia juga meminta forum Munaslub menjadi ajang kader untuk berpikir maju ke depan.

Doli mendengar Munaslub akan membentuk dewan pembina.

Menurutnya hal itu sama saja membawa Golkar kembali mundur.

"Ini kembali ke belakang, salah satu sumber konflik utama ya Pilpres. Saya melihat mekanisme Capres harus melalui dewan pembina sama saja mengembalikan ke zaman purbakala," ungkapnya.

Sementara pengamat politik LIPI Siti Zuhro melihat Golkar di era Orde Baru sangat solid sebab menyatu kuat dengab birokrasi.

Siti mencontohkan saat menjadi peneliti di tahun 1980-an secara otomatis mendapatkan kartu Golkar.

Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas