Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bantuan Indonesia Melawan ISIS di Filipina Bisa Ditolak

Pemerintah Indonesia rencananya siap memberikan bantuan kepada Filipina untuk melawan ISIS.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Adiatmaputra Fajar Pratama
Editor: Fajar Anjungroso
zoom-in Bantuan Indonesia Melawan ISIS di Filipina Bisa Ditolak
TRIBUNNEWS.COM/ADIATMAPUTRA
Ryamizad Ryacudu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Negara-negara di ASEAN saat ini sedang menghadapi masalah terorisme. Hal ini disebabkan keberadaan ISIS yang muncul di Marawi, Filipina Selatan.

Pemerintah Indonesia rencananya siap memberikan bantuan kepada Filipina untuk melawan ISIS. Namun hal itu masih bisa ditolak oleh negara jiran tersebut

"Presiden Filipina mau-mau saja tapi kan senat, belum tentu mau kongres," ujar Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu di gedung DPR/MPR RI, Jakarta, Kamis (15/6/2017).

Sebelum menyelesaikan masalah ISIS, Ryamizad menjelaskan rencanannya lima Menteri Pertahanan dari berbagai negara akan berkumpul di Tarakan, Kalimantan terlebih dahulu. Koordinasi diperlukan menurut Ryamizad, mengingat bahaya terorisme sudah menyebar di negara-negara ASEAN.

"Ini masalah Marawi. Dampaknya kemana kemana," jelas Ryamizad.

Menurut Ryamizad badan intelejen dari Filipina dan Malaysia akan memberikan informasi terkini terkait perkembangan ISIS di Marawi. Hal itu akan membantu langkah negara-negara tetangga memerangi terorisme.

"RI, Malaysia terutama dari Filipina akan menbuka masalah intelijen," ungkap Ryamizad.

Rekomendasi Untuk Anda

Ryamizad menambahkan beberapa negara tetangga lainnya seperti Singapura dan Brunei juga akan ikut membantu menumpaskan pergerakan ISIS di Marawi.

Sehingga jika ada pergerakan, para negara-negara ASEAN bisa cepat menangkal terorisme.

"Memang fokus di situ. Jadi kalau terjadi perkembangan situasi mereka sudah tahu," papar Ryamizad.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas