Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Korupsi Alquran di Kementerian Agama

Ketua DPP Generasi Muda MKGR Vasco Ruseimy Bantah Lindungi Priyo Budi Santoso

Walau menjabat sebagai ketua DPP, Vasco mengatakan untuk urusan seperti itu hanya berada di level ketua umum dan sekretaris jenderal.

Ketua DPP Generasi Muda MKGR Vasco Ruseimy Bantah Lindungi Priyo Budi Santoso
Eri Komar Sinaga/Tribunnews.com
Ketua DPP Generasi Muda Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Gema MKGR) Vasco Ruseimy (memegang mic) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Generasi Muda Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (Gema MKGR) Vasco Ruseimy membantah tudingan terdakwa Fahd El Fouz terhadap dirinya.

Fahd menuding Vasco sengaja melindungi Wakil Ketua DPR RI 2009-2014 Priyo Budi Santoso yakni mengaku tidak tahu terkait pemberian uang dari hasil penggandaan Al Quran.

"Enggak ada saya melindungi," kata Fahd usai bersaksi untuk Fahd di Pengadilan Negeri Tindak Pidana Korupsi, Jakarta, Kamis (27/7/2017).

Walau menjabat sebagai ketua DPP, Vasco mengatakan untuk urusan seperti itu hanya berada di level ketua umum dan sekretaris jenderal.

"Saya enggak ikut menyerahkan. Itu tataran sampai di level ketum dan sekjen saja. Kalau untuk penyerahan itu saya enggak tahu," kata dia.

Sebelumnya, Fahd menyindir keterangan Vasco Ruseimy yang bersaksi untuk dirinya. Fahd menuding Vasco memberikan keterangan tidak benar terkait pemberian uang itu karena alasan melindungi Priyo Budi Santoso.

"Saudara Vasco harus jujur. Dia mau mengamankan seseorang saya lihat. Jadi saya harus buka. Yang bohong Saudara Vasco, Saudara Priyo ikut mengantar ke rumahnya. Dia mungkin lupa dia hilang ingatan. Mungkin status dia kerja saat ini sama Saudara Priyo," kata Fahd saat menanggapi kesaksian Vasco.

Fahd memastikan jika Vasco juga mengetahui pemberian uang tersebut karena ikut bertamu ke rumah Priyo. Fahd mengungkapkan, mereka yang ikut semisal Samsu dan Dendi juga mengungkapkan mengenai penyerahan uang itu.

Samsu yang dimaksud adalah Direktur Utama PT Karya Sinergi Alam Indonesia (KSAI), sementara Dendi adalah Dendy Prasetya selaku Sekretaris Jenderal DPP Gema MKGR.

Pada pesidangan sebelumnya, Dendi mengungkapkan jumlah pemberian uang kepada Priyo Budi Santoso adalah Rp 3 miliar.

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas