Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus First Travel

Para Agen Tak Pernah Dapatkan Fee Seperti yang Dijanjikan Bos First Travel

Tiga orang saksi dihadirkan pada sidang lanjutan tersangka penipuan dan melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik yang digelar di PN Depok.

Para Agen Tak Pernah Dapatkan Fee Seperti yang Dijanjikan Bos First Travel
Fransiskus Adhiyuda/Tribunnews.com
Anniesa Hasibuan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tiga orang saksi dihadirkan pada sidang lanjutan tersangka penipuan dan melanggar UU Informasi dan Transaksi Elektronik yang digelar di Pengadilan Negeri Depok, Jawa Barat, Senin (5/3/2018).

Tiga saksi itu adalah Dewi Gustiana, Tri Suhaeni dan Martono.

Ketiganya menyinggung soal fee yang belum dibayarkan kepada para agen oleh bos First Travel.

Dalam keterangannya, saksi mengatakan bahwa bos First Travel menjanjikan uang sebesar Rp 200 ribu hingga Rp 800 ribu per jemaah usai para jemaah berangkat umrah.
Anniesa ternyata mencatat hal tersebut.

Saat mendapat kesempatan memberikan tanggapan terkait keterangan saksi, Anniesa langsung membuka catatannya tersebut dan membacakannya did alam persidangan.

"Saya jelaskan secara rinci bahwa fee untuk promo belum kita bayarkan karena promo belum selesai," kata Anniesa sambil membacakan kertas yang ditulisnya.

Baca: Tak Biasanya Anniesa Dandan Berlebihan, Suaminya Malah Tanpa Ekspresi

Selain itu, Anniesa juga mencatat terkait beberapa hal terkait keterangan saksi seperti keterlambatan pemberangkatan umrah, transfer uang ke rekening First Travel dan soal utang kepada vendor di Arab Saudi.

Salah satu saksi yang dihadirkan, Dwi Agustina adalah seorang agen.

Dwi mengungkap, pihak First Travel menjanjikan uang imbalan mulai dari Rp 200 ribu hingga Rp 800 ribu.

Halaman
12
Ikuti kami di
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas