Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Airlangga Bantah Ada Iming-Iming Posisi Menteri Untuk Mahyudin

"Nggak ada (perlawanan hukum). Semua dalam proses. Semua akan indah pada waktunya," ujar Airlangga.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Airlangga Bantah Ada Iming-Iming Posisi Menteri Untuk Mahyudin
Tribunnews.com/ Fransiskus Adhiyuda
Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fransiskus Adhiyuda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto membantah terkait iming-iming jabatan menteri kepada Mahyudin untuk mundur sebagai Wakil Ketua MPR RI.

"Itu belum ada pembahasan," ujar Airlangga Hartanto di kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Selasa (20/3/2018).

Selain itu, Airlangga menyebut bahwa tidak ada perlawanan hukum yang dilakukan Mahyudin terkait pencopotannya tersebut.

Baca: Sikapi TKI Dipancung di Arab Saudi, DPR Minta Pemerintah Beri Bantuan Hukum ‎Maksimal

Manteri Perindustrian ini menegaskan bahwa pergantian Mahyudin masih dalam proses pembahasan di internal Partai Golkar.

"Nggak ada (perlawanan hukum). Semua dalam proses. Semua akan indah pada waktunya," ujar Airlangga.

Rekomendasi Untuk Anda

Airlangga juga menyebut bahwa pergantian Mahyudin merupakan pergantian biasa.

Baca: KPK Periksa Ketua KPU Sulawesi Tenggara Terkait Suap Wali Kota Kendari

"Partai masih berproses internal. Ini pergantian biasa," jelasnya.

Dikabarkan sebelumnya, ‎Keputusan Golkar merotasi jabatan Wakil ketua MPR dari Mahyudin kepada Siti Hediati Hariyadi atau yang karib disapa Titiek Soeharto tampaknya tidak akan berjalan mulus.

Rencana rotasi tersebut mendapatkan penolakan keras dari Mahyudin.

Baca: Usung Prabowo Subianto Sebagai Calon Presiden, Gerindra Buka Pintu untuk PKB dan Demokrat Gabung

Menurut Mahyudin, omong kosong alasan yang disampaikan Airlangga Hartarto terkait rotasi tersebut.

Terutama terkait dengan rencana promosi jabatan lain kepada dirinya.

‎"Dia bilang cuma rotasi, penyegaran. Supaya pak Mahyudin banyak jabatan, jadi kalau nanti yang akan datang mau dipromosikan ke menteri gampang. Kan bullshit aja yang begitu," ujar Mahyudin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin, (19/3/2018).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas