Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Banjir Bandang di Sentani

Banjir Bandang di Sentani, TNI Terjunkan 700 Personel

Aidi mengatakan, sampai saat ini ada tujuh satuan TNI yang bertugas untuk menanggulangi bencana tersebut.

Banjir Bandang di Sentani, TNI Terjunkan 700 Personel
Instagram @puspentni
Anggota TNI selamatkan bayi lima bulan korban banjir bandang di Sentani, terjebak di kolong rumah warga selama enam jam. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi melaporkan sebanyak 700 personel TNI telah diterjunkan untuk melakukan berbagai tugas untuk menanggulangi bencana banjir bandang di Sentani, Jayapura sejak Sabtu (16/3/2019).

Sejak hari pertama sampai H+2 bencana, sejumlah satuan telah ditugaskan untuk pembukaan posko pengungsian, pembuatan dapur umum, pencarian korban, pemeriksaan kesehatan, juga pendokumentasian sampai dengan hari ini.

Aidi mengatakan, sampai saat ini ada tujuh satuan TNI yang bertugas untuk menanggulangi bencana tersebut.

"Yonif 751, Yonif 413, Lantamal 10 Jayapura, Kodim 1701/Jayapura, Kesdam XVII/Cen, Pendam XVII/Cen, dan Denzipur 10/KYD Jayapura," kata Aidi saat dikonfirmasi Tribunnews.com pada Senin (18/3/2/19).

Baca: 3 Bencana Alam Terjadi dalam Sepekan, Gempa di Lombok hingga Banjir Bandang di Sentani Papua

Sejak pagi tadi, Aidi mengatakan satuan tim kesehatan Kodam XVII/Cen juga telah melakuan kesehatan terhadap pengungsi.

"Pemeriksaan kesehatan oleh Tim Kesehatan Kodam XVII/Cen kepada sejumlah 600 orang pengungsi di HIS di lakukan tadi pagi sejak pukul 06.00 WIT," kata Aidi.

Selain itu, setelah mendapatkan briefing dan pembagian tugas oleh Danramil Kota Sentani Mayor Inf Jhon D Dahar, satu unit anggota Koramil 1701-01/Sentani yang dipimpin oleh Babinsa Sertu Moses juga telah menemukan satu jenazah ketika melaksanakan penyisiran  ke arah BTN Jln Sosial Distrik Sentani Kab Jayapura dengan menyusuri ruas sungai.

"Pukul 07.00 WIT, Sertu Moses menemukan sesosok jenazah orang dewasa di tepi sungai Kemiri dalam kedaan sebagian tubuhnya tertimbun material longsoran banjir," kata Aidi.

Sertu Moses segera melaporkan temuan tersebu ke Danramil kemudian laporan dilanjutkan ke posko untuk mendapatkan bantuan evakuasi.

"Saat ini tim evakuasi sedang melaksanakan proses evakuasi, korban belum bisa didentifikasi karena jenazah dalam kondisi rusak," kata Aidi.

Halaman
12
Penulis: Gita Irawan
Editor: Hasanudin Aco
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas