Tribun

Pileg 2019

TERKINI Hasil Real Count KPU Pileg 2019 Minggu 12 Mei Pukul 16.45, Cek Lima Parpol Suara Terbesar

Berita terkini hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 yang menyajikan perolehan suara parpol

Penulis: Daryono
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
TERKINI Hasil Real Count KPU Pileg 2019 Minggu 12 Mei Pukul 16.45, Cek Lima Parpol Suara Terbesar
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Berita terkini hasil real count Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 yang menyajikan perolehan suara parpol 

13. PSI: 1,72 persen

14. PBB: 0,81 persen

15. Partai Garuda: 0,55 persen

16. PKPI: 0,66 persen.

Di laman pemilu 2019.kpu.go,id, anda juga bisa melihat rincian suara parpol per wilayah atau dapil.

Selengkapnya real count KPU Pileg 2019 bisa anda akses di tautan ini: Link

(Catatan: Real count diupdate setiap saat sehingga datanya bisa berubah-ubah setiap waktu)

Hasto Kristiyanto: Posisi Ketua DPR RI Milik PDI-P

Sekertaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengatakan, berdasarkan data yang dihimpun PDIP dari hasil quick count atau hitung cepat dan hitung resmi KPU sementara, pihaknya mendapat 133 kursi di DPR RI.

Atas dasar tersebut, Hasto Kristiyanto menyebut PDIP akan mendapatkan jatah posisi ketua DPR RI.

"Ya dari 5 pimpinan dewan, satu ketua itu kami. Kami mengucapkan terima kasih bahwa rakyat memberikan kepercayaan kepada PDIP dan 4 lainnya itu satunya berasal dari partai pendukung Prabowo-Sandiaga," ucap Hasto Kristiyanto di kantor DPP PDI Perjuangan, Jalan Pengeran Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (8/5/2019).

Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto
Sekretaris TKN Hasto Kristiyanto (Dennis Destryawan)

Sekertaris TKN Jokowi-Maruf ini pun mengatakan, berkaca pada hasil Pemilu 2014, dimana PDIP memperoleh suara terbanyak.

Namun, posisi Ketua DPR RI justu dipegang Partai Golkar.

Hasto menjelaskan, untuk saat ini, Undang-Undang MD 3 telah mengatur bahwa partai politik pemenang dengan perolehan suara terbanyak akan mendapatkan posisi ketua DPR RI.

"Ya sudah selesai, karena UU MD3 sudah menyatakan suara rakyat dan apa yg akan terjadi di parlemen DPR RI. Maka UU MD3 itu memiliki kekuatan hukum yang menjadi landasan politik kita bersama," jelas Hasto.

Golkar dan Gerindra Berebut Posisi Runner Up Pileg 2019

Berdasarkan quick count Litbang Kompas, pemenang Pemilu 2019 diperkirakan adalah PDI-P.

Hal ini sejalan dengan real count sementara KPU yang menempatkan PDI-P di peringkat teratas.

Selisih suara dengan partai di peringkat kedua pun relatif cukup jauh.

Sementara, posisi runner up Pileg 2019 masih menjadi misteri.

Baca: 3 Partai Berebut Urutan 2, Hasil Terbaru Real Count KPU Pileg 2019 Kamis, Data Masuk 284.019 TPS

Saat ini, Golkar berada di posisi kedua.

Sedangkan Partai Gerindra diperingkat ketiga.

Namun, bila mengacu quick count Pileg 2019 Litbang Kompas, Partai Golkar di urutan ketiga, sedangkan Partai Gerindra di urutan kedua.

Hasil resmi untuk melihat siapa partai posisi kedua masih harus menunggu penghitungan resmi dari KPU selesai.

Berikut perolehan sementara Pileg 2019 berdasarkan hasil quick count Litbang Kompas Senin (22/4/2019) pukul 16.51 WIB dengan data masuk 92,80 persen:

1. P-DIP: 19,97 persen

2. Partai Gerindra: 12,84 persen

3. Partai Golkar: 11,89 persen

4. PKB: 9,27 persen

5. PKS: 8,62 persen

6. Partai Nasdem: 8,27 persen

7. Partai Demokrat: 8,03 persen

8. PAN: 6,62 persen

9. PPP: 4,60 persen

10. Perindo : 2,85 persen

11. Partai Berkarya: 2,12 persen

12. PSI: 2,07 persen

13. Partai Hanura: 1,35 persen

14. PBB: 0,75 persen

15. Partai Garuda: 0,52 persen

16. PKPI: 0,23 persen

Partai Golkar Optimis Dua Besar Pemenang Pileg 2019

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto optimis Golkar dapat memenuhi target dan masuk dua besar pemenang Pileg 2019.

Dirinya yakin membawa Golkar mencapai target yang diharapkan, yaitu masuk dua besar kursi di parlemen.

"Partai Golkar mengimbau agar terus mengawal hasil perhitungan suara baik di daerah maupun nasional."

"Pengawalan dan pengawasan hasil ini penting agar tidak terjadi defiasi antara amanat rakyat dan hasil pemilu," kata Airlangga kepada wartawan di Jakarta, Jumat (26/4/2019) dikutip dari Tribunnews.com.

(Tribunnews.com/Daryono)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas