Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Politisi Gerindra: Jangan Ikut-ikutan Bergaya Orba Seperti Wiranto Tangani Kasus Keamanan. . .

Sodik mengatakan, cara Wiranto menangani kerusuhan saat ini sama dengan penanganan ricuh pada era Orde Baru.

Politisi Gerindra: Jangan Ikut-ikutan Bergaya Orba Seperti Wiranto Tangani Kasus Keamanan. . .
KOMPAS.com/JESSI CARINA
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid di kompleks parlemen, Selasa (13/11/2018). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Ketua DPP Partai Gerindra Sodik Mudjahid melontarkan kritikan keras kepada Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto

Kepada wartawan, Jumat (31/5/2019), Sodik mengaku yakin Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu bisa menangani kerusuhan pasca-pilpres lebih baik daripada Menko Polhukam Wiranto yang menurutnya menggunakan gaya Orde Baru dalam menangani kasus keamanan di era reformasi.

"Kepada Menhan Jenderal Ryamizard, saya ingatkan Anda TNI sejati yang paham reformasi. Jangan ikut-ikutan bergaya Orba seperti Wiranto dalam menangani kasus keamanan di zaman reformasi," ujar Sodik menanggapi pernyataan Ryamizard kemarin yang menyatakan siap turun tangan jika ada aksi yang berpotensi mengganggu keutuhan negara.

Sodik mengatakan, cara Wiranto menangani kerusuhan saat ini sama dengan penanganan ricuh pada era Orde Baru.

Baca: Pilot Vincent Raditya Mengadu ke Menteri Kominfo, Menduga Ada Pihak yang Tak Suka Pada Dirinya

Menurut dia, lebih memanfaatkan kepolisian untuk menangani kerusuhan ini. "Kalau TNI yang dari awal turun menangani peristiwa ini mungkin situasi lain," ujar Sodik.

Baca: Karena Tak Bisa Lari, Bocah Depok yang Ngeprank Pura-pura Jadi Pocong Ini Akhirnya Tertangkap Polisi

Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengimbau masyarakat untuk tidak mengulangi kerusuhan seperti yang terjadi pada 22 Mei 2019.

Baca: Harga Tiket Melambung Sampai Rp 21 juta, Menhub Tegur Garuda dan Traveloka

Dia meminta semua pihak menyudahi pertikaian antara pendukung kubu 01 dan 02 karena semua pihak itu saling bersahabat. Ryamizard juga mengapresiasi tugas Polri-TNI selama aksi unjuk rasa 22 Mei 2019.

Ia mengatakan, jika terjadi kegiatan atau aksi yang berpotensi mengganggu keutuhan negara, maka Kementerian Pertahanan siap ikut menjaga kedaulatan negara.

Penulis : Jessi Carina
Artikel ini tayang di Kompas.com dengan judul Kritik Wiranto, Gerindra Apresiasi Menhan

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Choirul Arifin
Sumber: Kompas.com
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas