Novel Baswedan Sebut Omongan Dewi Tanjung soal Kasus Rekayasa Bikin Banyak Orang Marah: Dia Ngawur
Novel Baswedan sebut tuduhan Dewi Tanjung soal kasus penyiraman hanya rekayasa bisa bikin marah lantaran ada banyak saksi yang tahu dirinya sakit.
Penulis: Ifa Nabila
Editor: Wulan Kurnia Putri
"Dan saya khawatir dia ngerjain polisi," tambahnya.
Jika benar Dewi Tanjung hanya mengerjai polisi, Novel Baswedan berpendapat nantinya laporan ini akan menjadi boomerang bagi Dewi.
Maka dari itu pihak kepolisian harus jeli untuk menangani laporan Dewi Tanjung.
"Seharusnya kalau dia betul-betul ngerjain polisi yang polisinya mesti harus melihat itu sebagai masalah buat yang bersangkutan," tuturnya.
Kini Novel Baswedan memilih santai menanggapi laporan Dewi Tanjung yang ia anggap tidak penting.
"Jadi saya akan melihat nanti seperti apa, tapi sekarang saya pikir enggak penting untuk saya tanggapi," tegasnya.
Berikut video lengkapnya:
Laporan Dewi Tanjung
Dikutip dari Kompas.com, Dewi Tanjung melaporkan Novel Baswedan ke Polda Metro Jaya, Rabu (6/11/2019).
Laporan itu berisi dugaan melakukan penyebaran berita bohong melalui media elektronik.
Dewi Tanjung meyakini Novel Baswedan telah merekayasa peristiwa penyiraman air keras oleh orang tak dikenal pada 11 April 2017.
Dewi Tanjung menyebut ada kejanggalan dari peristiwa penyerangan Novel Baswedan.
Di antaranya adalah rekaman CCTV hingga posisi perban dan dampak penyiraman yang bagi Dewi Tanjung tidak relevan.
"Ada beberapa hal janggal dari semua hal yang dialami, dari rekaman CCTV, bentuk luka, perban, dan kepala yang diperban. Tapi, tiba-tiba malah mata yang buta," ujar Dewi Tanjung, Rabu (6/11/2019).
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.