Tribun

100 Hari Kabinet Jokowi

100 Hari Kerja Jokowi-Ma'ruf, Analis Politik Nilai Wilayah Penegakan Hukum Patut Dikritisi

Dalam 100 hari kerja Jokowi-Ma'ruf, Analis Politik menilai sejumlah hal di wilayah penegakan hukum patut dikritisi.

Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Wulan Kurnia Putri
100 Hari Kerja Jokowi-Ma'ruf, Analis Politik Nilai Wilayah Penegakan Hukum Patut Dikritisi
Tangkapan layar channel Youtube Kompas TV
Analis Politik Gun Gun Heryanto menuturkan, dalam 100 hari kerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, terdapat sejumlah hal yang patut dikritisi, terutama terkait wilayah penegakan hukum. 

TRIBUNNEWS.COM - Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden (Wapres) Ma'ruf Amin dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024 telah memasuki 100 hari kerja, Kamis (30/1/2020).

Hal itu terhitung sejak presiden  melantik para menteri pada 23 Oktober 2019.

Sejumlah catatan penting pun telah mewarnai perjalanan pemerintahan Jokowi dalam 100 hari kerja.

Sebagian kebijakan sarat akan gebrakan.

Namun, sebagian lainnya juga dipenuhi kontroversi.

Analis Politik Gun Gun Heryanto menyebutkan hasil 100 hari kerja pemerintahan ini baru dapat dijadikan sebagai indikasi untuk melihat tendensi arah pemerintahan.

Analis Politik Gun Gun Heryanto menuturkan, dalam 100 hari kerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, terdapat sejumlah hal yang patut dikritisi, terutama terkait wilayah penegakan hukum. 
Analis Politik Gun Gun Heryanto menuturkan, dalam 100 hari kerja pemerintahan Jokowi-Ma'ruf, terdapat sejumlah hal yang patut dikritisi, terutama terkait wilayah penegakan hukum.  (Tangkapan layar channel Youtube Kompas TV)

Menurutnya, masih terlalu prematur untuk menyimpulkan apakah pemerintahan ini akan berhasil atau tidak.

Kendati demikian, Gun Gun menuturkan, dalam 100 hari kerja pemerintahan Jokowi, terdapat sejumlah hal yang patut dikritisi.

Dalam hal ini, Gun Gun pun menyoroti wilayah penegakan hukum.

"Banyak hal yang patut dikritisi, terutama menurut saya di wilayah penegakan hukum," kata Gun Gun dalam wawancaranya di 'Sapa Indonesia Pagi' yang diunggah kanal Youtube Kompas TV, Rabu (28/1/2020).

Halaman
1234
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
  Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas