Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Belva Devara Mundur

PAN: Stafsus Milenial Merepotkan Presiden, Lebih Baik Mundur Saja

Andi Taufan menyusul Belva Devara mengundurkan diri sebagai staf khusus milenial yang berjumlah tujuh orang.

PAN: Stafsus Milenial Merepotkan Presiden, Lebih Baik Mundur Saja
Tribunnews/HO/Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris
Presiden Joko Widodo mengenalkan tujuh orang sebagai Staf Khusus Presiden untuk membantunya dalam pemerintahan pada sebuah acara perkenalan yang berlangsung dengan santai di veranda Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (21/11/2019) sore. Ketujuh staf khusus baru yang diperkenalkan Presiden Jokowi merupakan anak-anak muda berusia antara 23-36 tahun atau generasi milenial. Adapun ketujuh staf khusus baru yang diumumkan oleh Presiden Jokowi yaitu (kiri ke kanan) Andi Taufan Garuda Putra, Ayu Kartika Dewi, Adamas Belva Syah Devara, Gracia Billy Mambrasar, Putri Indahsari Tanjung, Angkie Yudistia, dan Aminuddin Maruf. Tribunnews/HO/Biro Pers Sekretariat Presiden/Kris 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Mundurnya dua staf khusus milenial Presiden Joko Widodo (Jokowi), dinilai perlu diikuti lima orang lainnya jika merasa tidak berkontribusi besar membantu pemerintah.

"Ya kalau cenderung ngrepotin Presiden, bukannya membantu ya lebih baik mundur aja. Selama ini tupoksi mereka tidak jelas juga," kata Wakil Ketua Umum PAN Yandri Susanto kepada Tribunnews, Jakarta, Jumat (24/4/2020).

Baca: TNI-Polri Baku Tembak dengan Kelompok Bersenjata di Area Freeport Papua

Menurutnya, pengunduran diri Adamas Belva Syah Devara dan saat ini Andi Taufan Garuda Putra sebagai staf khusus milenial Presiden Jokowi, sebagai bukti keduanya belum pantas menjabat staf khusus.

Belva Devara, CEO Ruangguru, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Staf Khusus Presiden, Selasa (21/4/2020).
Belva Devara, CEO Ruangguru, mengundurkan diri dari jabatannya sebagai Staf Khusus Presiden, Selasa (21/4/2020). (Instagram @belvadevara)

"Mereka cenderung gagal paham, Pak Jokowi harus lebih selektif lagi kalau merekrut staf khusus. Tapi kita apresiasi sikap mereka, mau mundur setelah menuai polemik di publik," tutur Ketua Komisi VIII DPR itu.

Andi Taufan menyusul Belva Devara mengundurkan diri sebagai staf khusus milenial yang berjumlah tujuh orang.

CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra
CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra (HANDOUT)

Sebelumnya, surat Andi Taufan ke para camat menggunakan kop surat Sekretariat Kabinet ramai beredar di masyarakat.

Baca: Pemprov DKI: Ada 355 Perusahaan yang Dikecualikan Justru Belum Patuh Protokol Kesehatan

Surat tersebut para camat seluruh Indonesia melibatkan PT Amartha Mikro Fintek dalam penanganan virus corona melalui program Relawan Desa Lawan Covid-19.

PT Amartha Mikro Fintek merupakan perusahaan yang dipimpin langsung oleh Andi Taufan Garuda Putra.

Sikap Andi Taufan itu menjadi polemik dan Omnibusman RI menduga ada tindakan maladministrasi yang dilakukan Andi Taufan yang mensurati para camat.

Penulis: Seno Tri Sulistiyono
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas