Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Virus Corona

Menhub Budi Karya Sebut Pebisnis Boleh Naik Pesawat Komersial, Asalkan Protokol Kesehatan Ketat

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi menyebut bahwa pebisnis diperbolehkan menggunakan pesawat komersial.

Menhub Budi Karya Sebut Pebisnis Boleh Naik Pesawat Komersial, Asalkan Protokol Kesehatan Ketat
TRIBUNNEWS/RIA ANASTASIA
Menhub Budi Karya Sumadi 

"Jadi yang boleh berjalan itu arahan Presiden (Jokowi), mereka yang berbisnis bukan yang mudik," kata Budi.

Diketahui, pemerintah melarang masyarakat untuk mudik ke kampung halamannya mulai 24 April 2020.

Baca: Panduan Refund Tiket Mudik Pesawat, PELNI, Kereta Api dan Bus

Baca: Sejumlah Pesawat Masih Terbang Setelah Himbauan Dilarang Bawa Penumpang Selama Sebulan, Ini Faktanya

Baca: Tutup hingga 1 Juni 2020, Bandara Yogyakarta Internasional Airport akan Refund Tiket Pesawat

Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto mengatakan, kebijakan tersebut juga berlaku bagi moda transportasi udara.

“Larangan melakukan perjalanan di dalam negeri maupun ke dalam negeri, baik dengan menggunakan transportasi umum maupun transportasi pribadi (pesawat carter) mulai 24 April sampai 1 Juni 2020,” ujar Novie saat teleconference dengan wartawan, Kamis (23/4/2020).

Dikutip dari Kompas.com, Juru Bicara Kemenhub, Adita Irawati mengatakan, pelarangan transportasi udara mengangkut penumpang hanya diberlakukan di wilayah yang sudah menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) atau berstatus zona merah penyebaran virus corona.

Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Komunikasi, Adita Irawati, di Gedung Kemenhub, Kamis (12/3/2020)
Staf Khusus Menteri Perhubungan Bidang Komunikasi, Adita Irawati, di Gedung Kemenhub, Kamis (12/3/2020) (Tribunnews.com/Hari Darmawan)

Sementara untuk antar wilayah yang tidak menerapkan PSBB, pesawat komersil masih bisa mengangkut penumpang.

Larangan ini dikecualikan untuk pesawat mengangkut pimpinan lembaga tinggi RI dan tamu kenegaraan dan perwakilan organisasi internasional.

Selain itu, juga dikecualikan untuk penerbangan khusus repatriasi pemulangan WNI maupun WNA, dan terakhir penerbangan pengangkut penegakan hukum, ketertiban, dan pelayanan darurat.

Dikutip dari TribunJakarta.com, Kepala Otoritas Bandara Wilayah I Kelas Utama, Herson mengatakan, penumpang diperbolehkan menggunakan pesawat untuk keluar kota yang bukan zona merah Covid-19 dan tidak menerapkan PSBB.

"Kecuali itu tertera dalam pasal 19, daerah yang tidak kena PSBB masih bisa diterbangi, contoh Medan-Batam, Medan Aceh. apakah dilarang? ya tidak," jelas Herson, Jumat (24/4/2020).

Kepala Otoritas Penerbangang Wilayah 1 Bandara Soetta, Herson
Kepala Otoritas Penerbangang Wilayah 1 Bandara Soetta, Herson (Tangkap Layar YouTube Kompas TV)
Halaman
123
Penulis: Nuryanti
Editor: Tiara Shelavie
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas