Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Viral Surat Bebas Covid-19 Dijual di Tokopedia, Iklan Ditarik dan Dipastikan Tak Terjadi Transaksi

External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, menanggapi beredarnya iklan penjualan Surat Bebas COVID-19 melalui Tokopedia.

Viral Surat Bebas Covid-19 Dijual di Tokopedia, Iklan Ditarik dan Dipastikan Tak Terjadi Transaksi
Instagram @lambe_turah
Surat bebas Covid-19 yang menjadi syarat mutlak penumpang untuk mudik, sempat diperjualbelikan seharga Rp 70 ribu di marketplace. 

TRIBUNNEWS.COM - External Communications Senior Lead Tokopedia, Ekhel Chandra Wijaya, menanggapi beredarnya screenshot penjualan Surat Bebas COVID-19 melalui platform Tokopedia.

Sebelumnya, screenshot Surat Bebas COVID-19 yang diperjual-belikan di Tokopedia itu beredar viral di media sosial.

Dalam unggahan yang beredar, surat tersebut dijual seharga Rp 70 ribu.

Surat bebas Covid-19 dijual seharga Rp 70.000 di marketplace.
Surat bebas Covid-19 dijual seharga Rp 70.000 di marketplace. (Instagram @lambe_turah)

Terkait hal itu, Chandra menegaskan pihaknya telah melarang penayangan iklan penjualan Surat Bebas COVID-19 tersebut.

Ia pun menyampaikan belum terjadi transaksi atas produk ini.

"Terkait ditemukannya surat pernyataan sehat dari virus COVID-19 di platform Tokopedia, kami ingin menginformasikan bahwa tidak terjadi transaksi atas produk ini."

"Kami juga menegaskan, saat ini Tokopedia telah melarang tayang produk dan/atau toko yang melanggar tersebut," kata Chandra saat dikonfirmasi Tribunnews.com melalui pesan teks, Jumat (15/5/2020) siang.

Baca: Paket Surat Bebas Covid-19 Dijual Via Online: Harganya Rp 70 Ribu Hingga Rp 90 Ribu

Baca: Fakta-fakta Penipuan Viral di Twitter, Pengakuan Korban hingga Barang yang Dikirim oleh Penjual

Baca: Polisi Selidiki Penjual Surat Bebas Covid Ilegal yang Dijual Via Online

Menurut Chandra beredarnya penjualan Surat Bebas COVID-19 ini terjadi karena Tokopedia bersifat User Generated Content (UGC).

Artinya, setiap penjual bisa mengunggah produknya secara mandiri.

Kendati demikian, ia memastikan Tokopedia tak pernah mendukung praktik-praktik transaksi yang tak bertanggung jawab seperti ini.

Halaman
123
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Pravitri Retno Widyastuti
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas