Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Nasib WNI di Kapal Asing

3 Agen Penyalur ABK ke Kapal Long Xing 629 Jadi Tersangka, Kantor Perusahaan Disegel

Tak hanya menetapkan tiga agen penyalur itu menjadi tersangka, penyidik Bareskrim Polri juga menyegel kantor 3 perusahaan agen tersebut.

3 Agen Penyalur ABK ke Kapal Long Xing 629 Jadi Tersangka, Kantor Perusahaan Disegel
Ist
Menteri luar negeri (Menlu), Retno Marsudi secara khusus menghubungi para ABK WNI kapal Long Xin 629 di Korea Selatan (Korsel), Jumat (8/5/2020) waktu setempat. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Satuan Tugas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri menetapkan tiga orang agen penyalur anak buah kapal (ABK) Indonesia ke Kapal Long Xing 629 sebagai tersangka.

Tiga tersangka itu yakni W dari PT APJ, Bekasi; F dari PT LPB di Tegal; dan J dari PT SMG di Pemalang.

"Mereka bertujuan ekploitasi dengan modus menjanjikan gaji, penempatan kerja dan waktu kerja tak sesuai," ujar Kepala Bareskrim Polri, Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo lewat keterangannya, Minggu (17/5/2020).

Tak hanya menetapkan tiga agen penyalur itu menjadi tersangka, penyidik Bareskrim Polri juga menyegel kantor 3 perusahaan agen tersebut.

Semua dilakukan serentak pada Sabtu (16/5/2020).

Dalam kasus ini, tiga ABK Indonesia tewas akibat sakit setelah diduga mengalami perbudakan di Kapal Long Xing 629.

Menteri luar negeri (Menlu), Retno Marsudi secara khusus menghubungi para ABK WNI kapal  Long Xin 629 di Korea Selatan (Korsel), Jumat (8/5/2020) waktu setempat.
Menteri luar negeri (Menlu), Retno Marsudi secara khusus menghubungi para ABK WNI kapal Long Xin 629 di Korea Selatan (Korsel), Jumat (8/5/2020) waktu setempat. (Ist)

Jenazah ketiganya bahkan dilarung ke laut.

Terkuaknya insiden ini membuat Pemerintah Indonesia langsung bergerak mengusut.

Kepolisian RI pun telah menyatakan membuka penyelidikan terhadap dugaan perbudakan dan eksploitasi di kapal berbendera China ini.

Satgas TPPO juga memeriksa 14 ABK Indonesia yang telah dibawa pulang ke Indonesia.

Selain itu, penyidik juga memeriksa pihak Imigrasi Tanjung Priok, Jakarta Utara, dan Imigrasi Pemalang, Jawa Tengah.

Baca: Siswi SMP Tersangka Pembunuhan Bocah 5 Tahun Diperkosa Hingga Hamil, NF Ingin Rawat Anaknya Sendiri

Halaman
123
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Dewi Agustina
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas