Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kabinet Jokowi Maruf

Jokowi Marah, Dahlan Iskan Soroti Penyerapan Anggaran Kemenkes: Saya Agak Sulit Menganalisa

Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan turut mengomentari kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (18/6/2020).

Jokowi Marah, Dahlan Iskan Soroti Penyerapan Anggaran Kemenkes: Saya Agak Sulit Menganalisa
Reynas Abdila
Mantan Menteri BUMN Dahlan Iskan turut mengomentari kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (18/6/2020). 

TRIBUNNEWS.COM - Mantan Menteri BUMN, Dahlan Iskan turut mengomentari kemarahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Kamis (18/6/2020).

Jokowi marah pada menterinya lantaran para pembantunya itu dinilai bekerja biasa saja di tengah pandemi Covid-19.

Komentar Dahlan Iskan itu diungkapkan saat menjadi narasumber di acara Indonesia Lawyers Club (ILC) pada Selasa (30/6/2020).

Kolase foto arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, Kamis (18/6/2020), diunggah Minggu (28/6/2020).
Kolase foto arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam Sidang Kabinet Paripurna, Istana Negara, Kamis (18/6/2020), diunggah Minggu (28/6/2020). (Capture YouTube Sekretariat Presiden)

 

Dahlan Iskan merasa wajar dengan kemarahan Jokowi tersebut.

Ia menyoroti soal penyerapan anggaran dana kesehatan sebesar Rp 75 triliun namun baru terserap 1,5 persen.

Menurut Dahlan, dengan adanya Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang (Perppu) Corona seharusnya membuat penyerapan anggaran lebih cepat dilakukan.

"Sedangkan masalah lain apa boleh buat sangat terhambat tetapi kalau masalah kesehatan ya dana yang baru terserap 1, 5 apa angkanya enggak salah ya?

"Karena dengan adanya Perppu yang saya bilang sudah sangat cacat artinya apapun dianggap tidak melanggar kok baru terserap 1,5 persen apa yang salah?," jelas Dahlan.

Sehingga, ia merasa bingung dengan masalah Kementerian Kesehatan itu.

Apalagi dalam masa Covid-19 ini, tak perlu ada tender-tender yang biasanya menyulitkan suatu kebijakan.

Baca Selengkapnya >>>

Editor: Tiffany Marantika Dewi
Sumber: TribunWow.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas