Tribun

Idul Adha 2020

Menko PMK: Jangan Sampai Ada Klaster Baru dari Penyelenggaraan Salat Idul Adha

Muhadjir Effendy mengingatkan agar jangan sampai ada klaster baru dari penyelenggaran Salat Idul Adha.

Penulis: Fahdi Fahlevi
Editor: Dewi Agustina
Menko PMK: Jangan Sampai Ada Klaster Baru dari Penyelenggaraan Salat Idul Adha
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Suasana Salat Idul Fitri 1441 H di Masjid Al Istiqomah, Tangerang Selatan, Banten, Minggu (24/5/2020). Pelaksanaan salat dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan guna mencegah penyebaran Covid-19. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fahdi Fahlevi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy meminta masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dalam menjalani ibadah di Hari Raya Idul Adha.

Dia mengingatkan agar jangan sampai ada klaster baru dari penyelenggaraan Salat Idul Adha.

"Kita harap di penyelenggaraan Salat Idul Adha ini lebih baik dan lebih aman. Dan jangan sampai ada klaster baru dari penyelenggaraan Idul Adha ini," ujar Muhadjir dalam konferensi pers secara daring, Kamis (9/7/2020).

Baca: Pemerintah Tidak Keluarkan Larangan Mudik Idul Adha, Tapi . . .

Baca: BREAKING NEWS, Masjid Istiqlal Tidak Menggelar Solat Idul Adha Pada Tahun Ini

Menurut Muhadjir, sebaiknya pelaksanaan Salat Idul Adha dapat dilakukan dengan mempertimbangkan faktor kesehatan seperti penyelenggaraan Salat Idul Fitri.

"Justru karena kita nilai kemarin waktu penyelenggaraan Idul Fitri cukup baik walaupun kemarin tak ada pernyataan secara resmi, tapi berangkat dari penyelenggaraan kemarin," tutur Muhadjir.

Seperti diketahui, pemerintah mempersilakan masyarakat untuk menggelar Salat Idul Adha pada tahun ini dengan syarat status zona per daerah.

Daerah yang diperbolehkan menggelar salat adalah yang wilayah penyebaran Covid-19 terkendali.

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas