Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Kasus Jiwasraya

Pengakuan Saksi Terkait Upaya Jiwasraya Beli Saham yang Akibatkan Kerugian Negara

"24 saham itu, ada dua emiten yang delisting dari Bursa Efek Indonesia," ujar Faisal saat bersaksi

Pengakuan Saksi Terkait Upaya Jiwasraya Beli Saham yang Akibatkan Kerugian Negara
Tribunnews.com/Glery Lazuardi
Kepala Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya, Faisal Satria Gumay memberikan keterangan sebagai saksi di sidang perkara dugaan korupsi pengelolaan dana dan penggunaan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya di Pengadilan Tipikor Jakarta 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Glery Lazuardi

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kepala Divisi Investasi PT Asuransi Jiwasraya, Faisal Satria Gumay memberikan keterangannya sebagai saksi di sidang perkara dugaan korupsi pengelolaan dana dan penggunaan dana investasi PT Asuransi Jiwasraya.

Dia bersaksi untuk terdakwa mantan petinggi PT Jiwasraya, yaitu mantan Direktur Utama, Hendrisman Rahim, mantan Direktur Keuangan Hary Prasetyo dan mantan Kepala Divisi Investasi, Syahmirwan, di ruang sidang Pengadilan Tipikor Jakarta pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (13/7/2020).

Baca: MAKI Harap 12 Korporasi Sukarela Kembalikan Aset terkait Jiwasraya

Faisal mengungkap soal pembelian sejumlah saham dan reksa dana yang dilakukan Hendrisman Rahim, sewaktu menjabat sebagai Direktur Utama PT Asuransi Jiwasraya di periode 2008-2018.

Menurut dia, terdapat sejumlah saham yang dibeli PT Asuransi Jiwasraya yang mengalami penurunan harga hingga menyentuh level terendah senilai Rp 50 per lembar.

Adanya penurunan harga saham itu yang mengakibatkan kerugian negara.

"24 saham itu, ada dua emiten yang delisting dari Bursa Efek Indonesia," ujar Faisal saat bersaksi di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Senin (13/7/2020).

Dia menjelaskan penurunan aset investasi pada saham dan reksa dana yang dimiliki Jiwasraya merupakan imbas dari kesepakatan yang terjadi sejak 2014 tersebut.

"Kondisi reksadana saham yang dipegang AJS itu adalah imbas dari acc (accord/kesepakatan,-red) yang sebelum-sebelumnya," kata dia.

Dia mengungkapkan sebanyak 24 saham yang mengalami penurunan harga. Saham dan reksa dana yang mengalami penurunan harga diantaranya BTEK, JGLE, SMRU, ARMY, ARTI, BIPI, BORN, CNKO, ELTY, HADE, IIKP, KBRI, MTFN, MYRX, RIMO, SIMA, SUGI, TRAM dan TMPI.

Halaman
12
Penulis: Glery Lazuardi
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas