Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Komisi X DPR Desak Permasalahan Kekurangan dan Kesejahteraan Guru Segera Diatasi

Fikri meminta keseriusan pemerintah dalam mengatasi kekurangan jumlah guru dan meningkatkan kesejahteraan guru yang sudah ada.

Komisi X DPR Desak Permasalahan Kekurangan dan Kesejahteraan Guru Segera Diatasi
net
ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih meminta pemerintah serius mengatasi permasalah guru di Indonesia.

Hal itu disampaikannya saat rapat kerja dengan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI secara virtual, Selasa (15/9/2020).

"Katanya kebutuhan guru tahun 2021 mencapai 960 ribu orang, di sisi lain ribuan guru yang ada punya problem soal status yang tidak jelas, padahal ada yang sudah puluhan tahun mengajar,” kata Fikri.

Fikri mengutip pernyataan Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbud RI soal jumlah kebutuhan guru di tahun depan. 

"Menurut Pak Iwan Syahril, kebutuhan guru hingga 2021 adalah 960.000. Rinciannya, 835.000 guru dan untuk mengganti yang pensiun 125.000 orang," ucapnya.

Baca: Kemendikbud Minta Guru Melakukan Eksperimen Pembelajaran di Tengah Pandemi

Politikus PKS ini lantas mempertanyakan status guru dan tenaga kependidikan yang saat ini masih belum jelas. 

"Kita punya pekerjaan rumah sejak 2005 yang belum selesai, yakni guru honorer,” ujar FIkri. 

Menurut data Kemendikbud RI, hingga tahun 2020 terdapat total 3.357.935 guru.

Adapun yang bukan sebagai guru PNS atau guru tetap yayasan sebanyak 937.228 orang. 

Angka ini terdiri dari 728.461 guru honor sekolah, 190.105 guru tidak tetap kabupaten/kota, 14.833 guru tidak tetap provinsi, dan 3.829 guru bantu pusat.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Theresia Felisiani
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas