Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

Orasi Ilmiah Danseskoau di Peresmian Politeknik AU dan Prodi Magister Terapan Strategi Operasi Udara

OMSP harus lebih diprioritaskan untuk mendukung pembangunan nasional secara utuh yang mampu mendorong pembangunan ilmu pengetahuan, industri.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Dewi Agustina
zoom-in Orasi Ilmiah Danseskoau di Peresmian Politeknik AU dan Prodi Magister Terapan Strategi Operasi Udara
Serambi Indonesia/Hendri
Ilustrasi: Prajurit TNI AU mengamankan pesawat asing beserta pilotnya yang melakukan pelanggaran wilayah udara Indonesia saat Latihan Antar Satuan Komando Operasi Angkatan Udara (Koopsau) I Jalak Sakti di Lanud Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, Selasa (8/9/2020). Latihan Antar Satuan Koopsau Jalak Sakti yang melibatkan dua pesawat F-16 dan Paskhas TNI AU itu dalam rangka meningkatkan sinergitas dan kemampuan prajurit dalam mengamankan wilayah udara NKRI dari ancaman musuh. Serambi Indonesia/Hendri 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Gita Irawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Komandan Seskoau Marsda TNI Samsul Rizal menyampaikan orasi ilmiah dalam acara Peluncuran Politeknik Angkatan Udara dan Pembukaan Program Studi (Prodi) Magister Terapan Strategi Operasi Udara pada Seskoau di Bangsal Srutasala, Seskoau, Lembang pada Kamis (24/09/2020).

Dalam orasi tersebut Samsul menjelaskan sepanjang perjalanan sejarah TNI AU, strategi operasi udara telah beberapa kali mengalami perubahan disesuaikan dengan pengalaman sejarah, perkembangan teknologi dan teori perang udara.

Dari berbagai pola operasi tersebut, kata Samsul, maka ditemukan fakta pola operasi TNI AU memiliki kesamaan dengan negara-negara maju.

Kesamaan tersebut, kata Samsul, di antaranya operasi udara tidak hanya melaksanakan misi tempur, melainkan juga misi non-tempur misalnya menjaga keamanan dalam negeri dan mendukung pembangunan nasional.

"Strategi operasi udara untuk mendukung pembangunan nasional," kata Samsul sebagaimana disampaikan Pasis Seskoau Angkatan 57 Mayor Lek Rozikin dalam keterangan resmi Puspen TNI pada Kamis (24/9/2020).

Baca: Terungkap Sumber Dentuman di Jakarta, TNI AU Sebut Itu Efek Ledakan TNT pada Kegiatan Paskhas

Menurutnya, operasi udara TNI AU mendatang harus tetap berbasis pada tugas Operasi Militer Perang (OMP) dan Operasi Militer Selain Perang (OMSP).

Berita Rekomendasi

OMSP, harus lebih diprioritaskan untuk mendukung pembangunan nasional secara utuh yang mampu mendorong pembangunan ilmu pengetahuan, industri dan teknologi dalam negeri.

"Keberhasilan pembangunan bidang-bidang ini akan memberikan kontribusi positif bagi pembangunan nasional dan kesejahteraan rakyat," kata Samsul.

Setelah menyaksikan orasi Samsul, Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, meresmikan Politeknik Angkatan Udara dan membuka Prodi Magister Terapan Strategi Operasi Udara pada Seskoau secara virtual dari Mabesau Cilangkap Jakarta Timur.

Fadjar menyampaikan TNI Angkatan Udara terus berupaya meningkatkan kualitas di sektor pendidikan melalui literasi prajurit sebagai salah satu prioritas guna mewujudkan Angkatan Udara yang disegani di kawasan.

Hal itu guna mewujudkan pembangunan SDM unggul sebagai salah satu prioritas untuk menuju Indonesia Maju.

Seskoau sebagai lembaga yang menyelenggarakan pendidikan pengembangan umum tertinggi di TNI Angkatan Udara, kata Fadjar, harus menjadi unsur yang menghasilkan SDM yang unggul dan profesional.

"Hal itu melalui pengembangan karakter para perwira menengah agar memiliki literasi yang baik, wawasan yang luas, pemikiran yang visioner, kepemimpinan yang inklusif, serta manajemen dan pengetahuan tentang strategi operasi udara yang mumpuni," kata Fadjar.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas