Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Nurhadi Tertangkap

Menantu Nurhadi Tampung Uang Suap di Rekening karyawan, Jalan ke Jepang, Belikan Istri Tas Hermes

Menantu Nurhadi, Rezky Herbiyono gunakan uang suap untuk jalan-jalan ke Jepang, beli lahan sawit Rp 13 miliar dan beli tas Hermes 3 ribu dolar.

Menantu Nurhadi Tampung Uang Suap di Rekening karyawan, Jalan ke Jepang, Belikan Istri Tas Hermes
Tribunnews/Irwan Rismawan
Tersangka kasus dugaan suap gratifikasi senilai Rp 46 miliar, Nurhadi berjalan usai menjalani pemeriksaan di gedung KPK, Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2020). KPK melanjutkan pemeriksaan mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA), Nurhadi sebagai tersangka terkait suap dan gratifikasi penanganan perkara di MA. Tribunnews/Irwan Rismawan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menantu dari mantan Sekretaris Mahkamah Agung (MA) Nurhadi, Rezky Herbiyono, disebut pernah membeli lahan sawit senilai Rp 13 miliar dengan uang yang asalnya tak diketahu dari mana.

Mantan pegawai Rezky bernama Calvin Pratama yang mengungkapkan hal itu saat bersaksi dalam persidangan kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait penanganan perkara di MA dengan terdakwa Nurhadi dan Rezky Herbiyono.

Calvin yang merupakan mantan pegawai PT Herbiyono Energi Industri menceritakan
kronologi saat Rezky membeli kebun kelapa sawit seharga Rp 13 miliar.

”Saya waktu itu diminta bayar sejumlah uang ke Ko Iwan, rekan bisnis Rezky untuk pembelian lahan kelapa sawit. Kalau tidak salah jumlah Rp 13 miliar," kata Calvin di PN Tipikor Jakarta,
Rabu (4/11).

Baca juga: Menantu Nurhadi Disebut Beli Kebun Kelapa Sawit Rp 13 Miliar, Asal Duit Tak Diketahui

Calvin tidak tahu dari mana asal uang pembelian kebun sawit tersebut.

Saat itu Rezky menyerahkan uang itu dalam bentuk tunai dan mata uang asing.

"Saat transaksi, saya datang dan di dalam mobil sudah ada shop bag yang isinya Rp 13 miliar, tapi bentuknya dollar AS. Setelah itu di dalam mobil sudah ada Pak Waskito Adi, Pak Yoga sama
Rezky. Baru kita ke Bukopin Fatmawati, lalu Pak Waskito membuka ulang rekening
dolar baru atas nama saya," ungkap Calvin.

Calvin mengaku lupa total jumlah uang yang disetorkan saat itu.

Namun, ia menyebut uang tersebut kemudian langsung ditransfer ke rekening atas nama Iwan.

"Ditanya untuk apa, terus kata Pak Waskito jawab 'untuk kelapa sawit' karena seingat saya,
semua Pak Waskito yang urus," kata Calvin.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Penulis: Ilham Rian Pratama
Editor: Theresia Felisiani
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas