Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Menaker Ida Ungkap Kendala Cairkan BLT Gaji

Ida Fauziyah mengungkap sejumlah kendala dalam pencairan bantuan subsidi upah (BSU). Kebanyakan kendalanya adalah rekening penerima BSU bermasalah

Menaker Ida Ungkap Kendala Cairkan BLT Gaji
Tribunnews.com/Larasati Dyah Utami
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah dalam acara Launching Satu Data Kemnaker secara virtual, Kamis (5/11/2020). 

TRIBUNNEWS.COM,  JAKARTA — Menteri Ketenagakerjaan, Ida Fauziyah mengungkap sejumlah kendala dalam pencairan bantuan subsidi upah (BSU).

Kebanyakan kendalanya adalah rekening penerima BSU bermasalah.

“Ada beberapa kendala dalam penyaluran program BSU. Pertama, adanya rekening penerima bantuan yang bermasalah,” ujar Menaker dalam rapat kerja dengan Komisi IX DPR RI, Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Masalah rekening penerima itu kata dia, itu bisa berupa tidak valid, sudah tutup, pasif, dibekukan, tidak sesuai NIK, serta duplikasi.

Kendala lain yang dihadapi adalah data yang dikirim BPJS Ketenagakerjaan tidak lengkap.

Kemudian adanya pengaduan dari masyarakat yang ingin mengetahui status calon penerima bantuan.

Terhadap beberapa kendala tersebut, Kemaner berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti rekomendasi KPK, BPK dan BPKP.

Baca juga: Menaker: 151 Ribu Pekerja Belum Terima BLT Gaji Pada Tahap Pertama

Ia juga menjelaskan Kemenaker telah berkoordinasi dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk menindaklanjuti rekomendasi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait penyaluran BSU.

“Selama proses pencairan program subsidi gaji ini kami terus melakukan koordinasi dengan KPK, BPKP dan BPK, agar kami merasa yakin, semua yang kami lakukan memenuhi prinsip-prinsip,” jelasnya.

Adapun rekomendasi KPK yang kemudian Kemenaker tindak lanjuti diantaranya adalah diperlukannya pemadanan data dengan data penghasilan pekerja di Direktorat Jendera Pajak.

Halaman
123
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Johnson Simanjuntak
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas