Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Inkonsistensi Pemerintah, Larang WNA ke Indonesia Tapi Bolehkan 153 Pekerja China Masuk

Pemerintah Indonesia dinilai tidak konsisten dalam menjalankan aturan terkait larangan warga negara asing (WNA) masuk Indonesia.

Inkonsistensi Pemerintah, Larang WNA ke Indonesia Tapi Bolehkan 153 Pekerja China Masuk
WARTAKOTA/Nur Ichsan
TINGKATKAN KEWASPADAAN - Bandara Soekarno Hatta, meningkatkan kewaspadaan terhadap penumpang penerbangan yang baru tiba dari luar negeri baik itu WNA maupun WNI, Selasa (29/12/2020). Mereka yang baru tiba ini kemudian diarahkan untuk melakukan swab dan menjalani karantina selama 5 hari. Hal ini sebagai antisipasi terkait ditemukannya varian baru virus Covid-19 yang penyebarannya lebih cepat. (Wartakota/Nur Ichsan) 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pemerintah Indonesia dinilai tidak konsisten dalam menjalankan aturan terkait larangan warga negara asing (WNA) masuk Indonesia.

Epidemiolog Universitas Griffith Australia Dicky Budiman menyayangkan, masuknya ratusan WNA China ke Indonesia di tengah pandemi Covid-19 yang belum terkendali.

Ia menilai, pemerintah telah melakukan kesalahan dalam meloloskan 150an WNA Tiongkok itu.

"Kebijakan meloloskan WNA dan memasukkan di saat situasi yang sangat serius ini adalah satu kesalahan," ujar Dicky kepada Tribunnews.com, Selasa (26/2/2021).

Dicky mengkhawatirkan, strain virus corona baru rawan masuk ketika WNA diizinkan berkegiatan di tanah air.

Menurutnya, virus Covid-19 baru yang berkembang memiliki kekuatan penularan sangat tinggi dan meningkatkan angka kematian.

"Strain baru ini mengkhawatirkan. Menyebabkan peningkatan kematian 70% cepat menular. Ini bisa menjadikan situasi pandemi kita di Indonesia dan wilayahnya semakin memburuk," sambungnya.

Diharapkan, pemerintah dapat mengevaluasi kebijakan tersebut.

Australia misalnya, sampai saat ini melarang dan memperketat masuknya WNA dari berbagai negara untuk mencegah penularan virus corona.

"Itu namanya menempatkan Indonesia dalam situasi yang semakin rawan terjadi ini yang harus harus diperbaiki evaluasi kebijakan ini harus dibatasi," kata Dicky.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: Choirul Arifin
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas