Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Hari Pers Nasional 2021

Jokowi Tegaskan Pemerintah Berupaya Membantu Industri Pers Agar Dapat Bertahan di Masa Pandemi

Meski beban fiskal berat, pemerintah berupaya membantu industri pers agar dapat bertahan di masa pandemi Covid-19.

Jokowi Tegaskan Pemerintah Berupaya Membantu Industri Pers Agar Dapat Bertahan di Masa Pandemi
Tangkapan Layar Youtube Sekretariat Presiden
Presiden Joko Wdodo (Jokowi) menyebut pemerintah siapkan vaksinasi Covid-19 untuk 5.000 awak media pers pada akhir bulan Februari-awal Maret, pada keterangan pers Peringatan Hari Pers Nasional 2021, Selasa (9/2/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews, Taufik Ismail

TRIBUNNEWS. COM, JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyadari bahwa Pandemi Covid-19 yang menyebabkan permasalahan kesehatan dan ekonomi turut berdampak pada industri media.

Oleh karena itu meski beban fiskal berat, pemerintah berupaya membantu industri pers agar dapat bertahan di masa pandemi Covid-19.

"Saya tahu industri pers sebagaimana sektor swasta yang lain sedang menghadapi juga masalah perusahaannya, masalah keuangannya yang juga tidak mudah," kata Presiden dalam peringatan puncak hari pers nasional di Istana Negara, Selasa (9/2/2021).

Bantuan yang diberikan pemerintah salah satunya melalui insentif atau stimulus pajak.

PPH 21 (pajak penghasilan) bagi industri media, ditanggung oleh pemerintah hingga Juni 2021.

Selain itu Pembebasan PPH 22 impor dan percepatan restitusi juga diberikan hingga Juni 2021.

Baca juga: Jokowi Ucapkan Terimakasih pada Insan Pers, Bantu Pemerintah Sosialisasikan Protokol Kesehatan

Baca juga: HPN 2021, Airlanga: Pers Harus Jadi Sarana Informasi Tepercaya di Tengah Pandemi

Pemerintah juga mengurangi tarif PPH Badan bagi industri media.

"Tolong ini nanti diikuti dan dikawal dengan Menteri Keuangan," kata Presiden.

Selain itu kata Presiden insentif lainnya juga diberikan kepada industri media, sama seperti industri lainnya di masa Pandemi Covid-19. Di antaranya yakni pembebasan abonemen listrik.

Presiden menyadari bahwa bantuan yang diberikan pemerintah tersebut tidak seberapa. Karena beban fiskal pemerintah saat ini sangat berat.

"Selain berat untuk menangani permasalahan kesehatan juga berat dalam menggerakkan perekonomian tatkala sektor swasta mengalami perlambatan yang signifikan," kata Jokowi.

Ikuti kami di
Penulis: Taufik Ismail
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas