Detik-detik Penangkapan Oleh Densus 88, Munarman Sempat Melawan
Dalam rekaman video yang beredar di awak media, saat ditangkap Munarman tampak memakai gamis berwarna putih dan memakai sarung.
Editor:
Hendra Gunawan
Tak hanya itu, bangunan yang diduga bekas markas FPI itu juga dipasangi garis polisi. Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Hengki Haryadi mengatakan, dalam melakukan penggeladahan itu pihaknya menerjunkan puluhan personel.
Secara merinci dirinya menyebut, total ada 60 personel gabungan yang saat ini dikerahkan.
"Jadi kami turunkan 60 personil TNI Polri, 30 dari Mabes Polri dan 30 dari TNI backup laksanakan tugas densus yang masih lakukan penggeledahan," sambungnya.
Dari penggeledahan itu polisi kemudian menemukan empat kaleng bubuk putih mencurigakan.
"Densus menemukan bubuk beberapa kaleng, kita panggil beberapa tim jibom (jinak bom) Gegana. Sekarang sedang diteliti empat kaleng bubuk putih mencurigakan," kata Hengky.
Menurut Kombes Ahmad Ramadhan, bubuk putih itu mengandung nitrat sangat tinggi jenis aseton. Selain bubuk putih itu, polisi juga menemukan cairan TATP.
"Cairan TATP ini adalah aston yang digunakan untuk bahan peledak yang mirip dengan yang ditemukan di Condet dan Bekasi beberapa waktu lalu," kata Ahmad.
Selain itu polisi juga menemukan beberapa atribut FPI dan dokumen. Semua temuan itu, kata dia, akan didalami oleh penyidik Polri.
"Penggeledahan saat ini masih akan dilakukan dan saat ini saudara Munarman dibawa ke Polda Metro untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Ahmad. (tribun network/igm/riz/den/mal/dod)
Baca juga Perlakuan yang Dialami Munarman Pascapenangkapan
Baca tanpa iklan