Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Anis Matta Ungkap Perbedaan Partai Gelora dengan PKS

Partai Gelora mengusung platform arah baru sejarah Indonesia sebagai salah satu pemain utama kekuatan global.

Anis Matta Ungkap Perbedaan Partai Gelora dengan PKS
Surya/Ahmad Zaimul Haq
Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta memimpin rombongan DPP Partai Gelora berkunjung ke Museum Nahdlatul Ulama (NU) di Kota Surabaya, Jawa Timur, Selasa (10/11/2020). Kunjungan ke Museum NU jadi cara Partai Gelora memperingati Hari Pahlawan. Surya/Ahmad Zaimul Haq 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Partai Gelora memiliki perbedaan platform yang fundamental tentang Indonesia Masa Depan dibandingkan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Anis Matta menegaskan hal itu kepada wartawan dalam keterangan tertulisnya yang diterima Tribunnews.com, Jumat (7/5/2021).

Perbedaan itu kata mantan Presiden PKS, antara lain, adalah Partai Gelora mengusung platform arah baru sejarah Indonesia sebagai salah satu pemain utama kekuatan global.

Yakni, menjadikan Indonesia kekuatan kelima dunia setelah Amerika Serikat (AS), Uni Eropa (UE), Rusia dan China.

Untuk mewujudkan hal itu, Partai Gelora mengajak semua komponen bangsa untuk berkolaborasi.

Menurut Anis, Pancasila sebagai platform dasar berbangsa dan bernegara memiliki nilai inti kolaborasi. Maka kemajuan Indonesia hanya bisa terwujud jika semangat kolaborasi ini kita kedepankan.

Baca juga: Partai Gelora Rekrut 1 Juta Kader pada Oktober 2021

Seiring semangat kolaborasi, mantan Wakil Ketua DPR ini juga menyerukan untuk mengakhiri pembelahan yang terjadi di masyarakat, antara Islamis dan Nasionalis, antara kelompok tengah, kanan dan kiri.

"Waktu saya memutuskan untuk mendirikan partai baru ini, saya melakukannya dengan satu keyakinan bahwa jika saya ingin mengisi sisa hidup dalam pengabdian, maka saya harus bisa memberikan kontribusi yang besar dan menjadi bagian dari proses penentuan arah sejarah baru Indonesia. Arah baru itulah yang menjadi ide atau narasi utama Partai Gelora," kata Anis Matta.

"Saya sadar ini tidak lazim dalam perpolitikan Indonesia, terlalu rumit narasi yang kita sampaikan. Tetapi di lapangan kita menemukan fakta lain, masyarakat kita ternyata menerima sehingga banyak bergabung. Narasi kami mewakili mimpi orang-orang di bawah," katanya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Penulis: Srihandriatmo Malau
Editor: Dewi Agustina
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas