Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Wamendes: Hanya 2 Desa dengan Status Sangat Tertinggal di Jawa Tengah

Data ini diperoleh berdasarkan rekapitulasi pencapaian desa-desa di Provinsi Jawa Tengah dari tahun 2015-2020.

Wamendes: Hanya 2 Desa dengan Status Sangat Tertinggal di Jawa Tengah
Istimewa
Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi 

Laporan wartawan tribunnews.com, Lusius Genik

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, Transmigrasi, dan Daerah Tertinggal (Wamendes PDTT), Budi Arie Setiadi, mengatakan, desa dengan status sangat tertinggal di Provinsi Jawa Tengah hanya tersisa dua desa.

Data ini diperoleh berdasarkan rekapitulasi pencapaian desa-desa di Provinsi Jawa Tengah dari tahun 2015-2020.

"Untuk 7.809 desa di Jawa Tengah, selama 5-6 tahun terakhir, desa sangat tertinggal tinggal 2 desa," ujar Budi Arie dalam webinar 'Diskusi Gerak Bersama Untuk Desa Wisata-Desa Wirausaha Jawa Tengah' yang diadakan Senin (10/5/2021) malam.

Saat ini di Jawa Tengah desa dengan status tertinggal masih ada 262 desa, desa berkembang sudah mencapai 5.365 desa, desa maju sudah 1840 desa, dan desa mandiri sudah ada 140 desa.

Budi Arie mengatakan, grafik ini merupakan bukti bahwa jumlah desa sangat tertinggal di Jawa Tengah mengalami penurunan signifikan.

Baca juga: Menparekraf: Lokomotif Pembangunan Ekonomi Bangsa Ada di Pedesaan

"Kita bisa lihat sepanjang tahun 2015-2020 terjadi penurunan desa tertinggal yang sangat pesat di Jawa Tengah," kata Budi.

Menurunnya jumlah desa dengan status sangat tertinggal tidak lepas dari program Dana Desa Kemendes PDTT.

Budi Arie memaparkan, jumlah Dana Desa yang digelontorkan untuk 7.809 desa di Provinsi Jawa Tengah sepanjang 2015-2021 mencapai Rp 44,52 triliun.

Baca juga: Ibadah Haji Digelar Terbatas, Cak Imin Desak Pemerintah Aktif Komunikasi dengan Arab Saudi

"Dana desa bisa menunjang kehidupan dan kualitas masyarakat desa. Memperbaiki jalan desa, jembatan, pasar desa, angkutan, irigasi, sarana olahraga, lahan tanah, air bersih, drainase hingga posyandu," ujar Budi.

Namun demikian, lanjut Budi Arie, saat ini masih ada sekitar 20 ribu lebih desa dengan status tertinggal dan sangat tertinggal dari 74.961 desa yang ada di Indonesia.

Diharapkan, desa-desa di seluruh Indonesia bisa segera menghilangkan status tertinggal dan sangat tertinggal.

"Ini pekerjaan berat yang harus kita eksekusi dalam tempo sesingkatnya," ujar Budi Arie.

Ikuti kami di
Penulis: Lusius Genik Ndau Lendong
Editor: Willem Jonata
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas