Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Penanganan Covid

Kasus Covid di Jakarta Melonjak, Wagub DKI Minta Masyarakat Hati-hati Meski Sudah Divaksin

Peningkatan kasus berdampak pada meningkatnya keterisian tempat tidur isolasi maupun tempat tidur di ruang ICU rumah sakit.

Kasus Covid di Jakarta Melonjak, Wagub DKI Minta Masyarakat Hati-hati Meski Sudah Divaksin
TRIBUNNEWS.COM/TRIBUNNEWS.COM/FX ISMANTO
Wakil Gubernur DKI Jakarta Riza Patria. 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Danang Triatmojo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria minta warga ibu kota lebih berhati - hati dan ketat terapkan disiplin protokol kesehatan, menyusul terjadinya peningkatan cukup tinggi kasus positif Covid-19 harian selama beberapa hari ke belakang.

Peningkatan kasus berdampak pada meningkatnya keterisian tempat tidur isolasi maupun tempat tidur di ruang ICU rumah sakit.

"Jadi mohon perhatian buat warga Jakarta beberapa hari ini terjadi peningkatan yang cukup tinggi terkait tempat tidur dan ruang ICU dan yang terpapar Covid-19," kata Riza kepada wartawan, Jumat (11/6/2021).

Berkenaan dengan itu ia meminta segenap warga DKI berhati - hati sekalipun sudah menerima suntikan vaksinasi Covid-19.

Baca juga: Ketua Satgas Covid-19 Pastikan Kesiapan RS Antisipasi Lonjakan dari Bangkalan dan Repatriasi PMI 

"Untuk itu kami minta seluruh warga tetap hati - hati sekalipun kita sudah banyak sekali melakukan vaksin di DKI Jakarta. Namun tidak berarti kita lengah, kita abai, justru kita ingin ada peningkatan signifikan terkait pengetatan protokol kesehatan," ungkapnya.

Diketahui Dinas Kesehatan DKI mencatat terjadi lonjakan kasus konfirmasi positif Covid-19 mencapai 2.096 pasien pada Kamis (10/6/2021) kemarin.

Lonjakan kasus disebabkan adanya 2.008 kasus konfirmasi positif dari klaster mudik yang teridentifikasi.

Sebanyak 51 persen atau 1.070 kasus didapat dari hasil penelusuran kontak erat puskesmas. Sementara sisanya, 1.026 kasus kasus diidentifikasi di fasilitas kesehatan.

Distribusi 2.096 kasus positif itu tersebar di Jakarta Barat 422 kasus, Jakarta Pusat 331 kasus, Jakarta Selatan 499 kasus, Jakarta Timur 637 kasus, Jakarta Utara 205 kasus, dan 2 kasus di Kepulauan Seribu.

"Maka kami minta warga untuk terus berhati - hati dan waspada tetap laksanakan prokes," pungkas Riza.

Ikuti kami di
Penulis: Danang Triatmojo
Editor: Malvyandie Haryadi
  Loading comments...
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas