Ada Temuan Masalah di Penyaluran Bansos Sembako, Mabes Polri Lakukan Pendalaman
Menteri Sosial Tri Rismaharini mengaku menemukan adanya permasalahan dalam penerimaan bantuan sosial (bansos) sembako untuk para penerima manfaat.
Penulis: Rizki Sandi Saputra
Editor: Choirul Arifin
Diberitakan sebelumnya, Menteri Sosial RI Tri Rismaharini mendatangi Dukuh Bugisan, Kelurahan Panjang, Pekalongan Utara.
Dalam kunjungannya ini, Menteri Risma melakukan peninjauan secara langsung penyaluran bantuan sosial (Bansos) Covid-19 eksisting.
Bansos eksisting tersebut diantaranya Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non-Tunai (BPNT)/Kartu Sembako, dan Bantuan Sosial Tunai (BST).
Berdasarkan pantauan Tribunnews.com, di lokasi Mensos bersama jajaran hadir sekira pukul 14.00 WIB.
Mensos langsung mengunjungi beberapa rumah warga yang menerima manfaat dari penyaluran bansos tersebut.
Mensos mengatakan, kunjungan ini dilakukan guna memantau langsung proses penyaluran bantuan untuk penerima manfaat.
"Kita pengin melihat apakah penyaluran bantuan tersebut telah diterima oleh penerima manfaat di sini," kata Mensos saat mengunjungi rumah warga di Pekalongan, Selasa (27/7/2021).
Dalam penyaluran bansos ini, Kementerian Sosial RI memberikan bantuan non tunai berupa beras 10kg yang disalurkan oleh Perum Bulog untuk setiap penerima manfaat atau PKH dan uang tunai senilai Rp600 ribu yang penyalurannya dilakukan oleh PT Pos Indonesia untuk penerima BST.