Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Anggota DPR Pertanyakan OJK Wajibkan Debt Collector Harus Bersertifikat

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mewajibkan Debt Collector harus mempunyai sertifikat profesi dalam melakukan

Anggota DPR Pertanyakan OJK Wajibkan Debt Collector Harus Bersertifikat
KOMPAS.com/TRI PURNA JAYA
Sebanyak 966 pelaku kejahatan ditangkap jajaran Polda Lampung selama 12 hari Operasi Cempaka Krakatau 2020. Kasus penarikan paksa kendaraan menggunakan kekerasan menjadi salah satu kasus menonjol dalam operasi ini. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Chaerul Umam

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) akan mewajibkan Debt Collector harus mempunyai sertifikat profesi dalam melakukan penagihan utang.

Anggota Komisi XI DPR RI Wihadi Wiyanto mempertanyakan rencana OJK soal sertifikat profesi untuk debt collector itu.

Pasalnya, siapa yang akan mengelurkan sertifikat untuk para debt collector.

"Sertifkat profesi ini juga harus jelas, apakah memang profesi debt collector ini sudah ada sertifikatnya dan seperti apa serta siapa yang mengeluarkan sertifikat itu," kata Wihadi kepada wartawan, Rabu (28/7/2021).

Baca juga: Buntut Pembunuhan di Bali, Debt Collector Wajib Bersertifikat

Politikus Partai Gerindra ini berpendapat, apa hak dari OJK dalam mengatur masalah sertifikat bagi debt collector.

Karena dalam aturan maupun perundang-undangan OJK tidak ada hak mengeluarkan atau menerbitkan sertifikat untuk debt collector.

"Jadi saya kira sebelum OJK menyatakan adanya satu sertifikat harus diperjelas dulu siapa mengeluarkan sertifkatnya. Apa sertifikat itu dikeluarkan OJK bahwa dia sebagai debt collector, apakah itu ada diatur dalam UU OJK boleh mengeluarkan sertifikat debt collector," ucapnya.

Baca juga: Ulah Debt Collector Kerap Dikeluhkan Masyarakat, Apa Tanggapan OJK?

Wihadi melihat fenomena saat ini di mana banyak debt collector ini yang sebenarnya banyak menyalahi aturan dalam melakukan penagihan.

Apalagi dalam melakukan penagihan biasanya disertai dengan penyitaan bahkan ada yang merampas.

Halaman
12
Penulis: chaerul umam
Editor: Hendra Gunawan
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas