Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Jampidsus Pamer Kinerja Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Lebih Baik dari KPK dan Polri

Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Ali Mukartono mengaku bangga kinerja pemberantasan korupsi Kejaksaan RI

Jampidsus Pamer Kinerja Pemberantasan Korupsi Kejaksaan Lebih Baik dari KPK dan Polri
Tribunnews/JEPRIMA
Jampidus Kejaksaan Agung Ali Mukartono. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Igman Ibrahim

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus Ali Mukartono mengaku bangga kinerja pemberantasan korupsi Kejaksaan RI lebih baik daripada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Kepolisian RI.

Hal tersebut untuk menanggapi rilis Indonesia Corruption Watch (ICW) tentang data capaian kinerja aparat penegak hukum semester I.

Dalam rilis ICW itu, Kejaksaan mendapatkan nilai C alias cukup dengan menangani sekitar 151 dari target 285 kasus korupsi.

Sementara itu, Polri sebanyak 45 kasus dari target sebanyak 763 kasus sehingga masuk kategori sangat buruk (E) dan KPK sebanyak 13 kasus dari target 60 kasus atau masuk kategori buruk (D).

"Walaupun dalam penilaian kinerja yang dirilis oleh ICW tersebut hasil Kejaksaan lebih baik dari lembaga lainnya, namun yang perlu digarisbawahi bahwa kita tidak bisa menjawabnya dengan argumentasi, salah satu cara yang dapat dilakukan adalah dengan menampilkan data kinerja yang telah kita lakukan," kata Ali dalam rapat kerja teknis bidang tindak pidana khusus di Jakarta, Rabu (15/9/2021).

Ia mengklaim kinerja penindakan kasus korupsi oleh Kejaksaan cukup baik dalam aspek kuantitas.

Baca juga: Jaksa Agung: Ada Koruptor Tengah Berusaha Melawan Balik Demi Jatuhkan Kinerja Kejaksaan

Sedangkan dalam aspek kualitas dan profesionalisme penanganan kasus masih banyak catatan.

Secara umum, Ali membeberkan capaian kinerja bidang tindak pidana khusus semester I tahun 2021.

Di antaranya, jumlah penyelidikan sebanyak 820 kasus, jumlah penyidikan sebanyak 908 perkara, dan jumlah penuntutan perkara tindak pidana korupsi sebanyak 682 perkara.

Halaman
12
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Adi Suhendi
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas