Tribun

Pemilu 2024

Pernah Jadi Timses Jokowi, Penunjukan Juri Ardiantoro Jadi Ketua Pansel KPU-Bawaslu Disebut Tak Pas

Pakar Hukum Tata Negara Universitas Gajah Mada, Zainal Arifin Mochtar, menyoroti soal penunjukan Juri Ardiantoro sebagai Ketua timsel KPU-Bawaslu 2022

Penulis: Reza Deni
Editor: Wahyu Aji
Pernah Jadi Timses Jokowi, Penunjukan Juri Ardiantoro Jadi Ketua Pansel KPU-Bawaslu Disebut Tak Pas
screenshot video
Ahli Hukum Tata Negara Universitas Gadjah Mada Zainal Arifin Mochtar 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reza Deni

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pakar Hukum Tata Negara Universitas Gajah Mada, Zainal Arifin Mochtar, menyoroti penunjukan Juri Ardiantoro sebagai Ketua timsel KPU-Bawaslu 2022-2027.

Diketahui, selain menjabat Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan Bidang Informasi dan Komunikasi Politik, Juri juga pernah bertindak sebagai Timses Jokowi di Pilpres 2019.

"Dengan segala hormat dengan Mas Juri saya menghormati kapasitas beliau di dalam wilayah kepemiluan, tetapi biar bagaimana pun tidak pas menurut saya ketika dia dimasukkan ke Timsel, apalagi dia punya rekam jejak sebagai tim sukses," kata Uceng sapaan karib Zainal Arifin dalam diskusi virtual bertajuk Timsel KPU-Bawaslu 2022-2027: Sebuah Catatan Krusial yang diadakan Perludem, Minggu (17/10/2021).

Uceng menilai akan sangat berbahaya jika nanti di dalam prosesnya, ada kemungkinan titipan kandidat anggota KPU atau Bawaslu dari pemerintah.

"Saya tidak usah mengatakan iya atau tidak, tapi orang-orang pasti tahu bahwa ada atau tidaknya titipan itu ada, tendensi-tendensi ke arah saja," katanya.

"Saya agak sulit membayangkan tim sukses berbeda dari apa yang diinginkan Presiden," katanya.

Baca juga: Beban dan Tugas Pemilu 2024 Sangat Berat, Ahli Hukum Khawatir: Jangan-jangan KPU Akan Di-KPK-kan

Maka itulah, Zainal menyarankan jika memang Presiden punya kepentingan dalam hal seleksi KPU-Bawaslu ini, sebaiknya tidak diletakkan di tahapan substantif seperti pansel.

"Masuklah lewat parpol pendukung di fit and proper tes, karena ini adalah polesan substantif, karena polesan politiknya nanti ada di fit and proper test," tandasnya.

Berikut nama 11 nama pansel KPU-Bawaslu:

Halaman
12
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas