Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gus Yahya Bicara soal Tatanan Dunia: Tahapan Menuju Equilibrium Baru

Katib Aam PBNU KH Yahya Cholil Staquf justru meyakini tatanan dunia tengah menuju equilibrium baru.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Gus Yahya Bicara soal Tatanan Dunia: Tahapan Menuju Equilibrium Baru
Ist
Gus Yahya di Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Bogor, Jawa Barat, Rabu (10/11/2021). 

Ikatan antara dua kekuatan ini, sering disimbolkan dengan penyerahan hasil panen oleh petani yang santri kepada raja.

"Tapi jelas, pesantren itu independen sejak awal pertumbuhannya," kata Gus Yahya. Lewat dunia pesantren, lalu muncullah para pemimpin informal dari kalangan santri seperti Ki Ageng Mangir, Ki Ageng Pamanahan, Ki Ageng Pengging, Ki Ageng Sela, Ki Ageng Suryomentaram, Ki Ageng Gribig dan lain sebagainya. Dari tangan mereka, lahirlah pula para santri yang menjadi bakal patriot bangsa dan negara.

"Demikian independennya, hingga sejumlah pesantren lewat para Kiai Ageng, lahirlah kesultanan-kesultanan di Nusantara. Kerajaan-kerajaan Islam itu bekerjasama dengan pesantren. Banyak pangeran yang dikirim raja untuk menimba ilmu dari para ulama di pesantren. Pesantren sebagai NU kecil, sampai kapan pun akan selalu menjadi benteng pertahanan bangsa Indonesia," ujar Gus Yahya.

Halaman 3/3
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas