Tribun

Mafia Tanah

Kakek 70 Tahun Korban Mafia Tanah Surati Kapolda Metro Jaya, Sebut Kasusnya Mandek Sejak 2018

Je Ngay meminta Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memberikan atensi khusus agar perkara mafia tanah yang menimpanya diusut tuntas.

Penulis: Fandi Permana
Editor: Dewi Agustina
Kakek 70 Tahun Korban Mafia Tanah Surati Kapolda Metro Jaya, Sebut Kasusnya Mandek Sejak 2018
Tribunnews.com/Fandi Permana
Aldo Joe, Kuasa Hukum Korban Mafia Tanah bernama Ng Je Ngay saat berada di Pilda Metro Jaya, Senin (6/12/2021). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Fandi Permana

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Seorang kakek berusia 70 tahun bernama Ng Je Ngay (70) menyurati Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran terkait kasus mafia tanah yang dialaminya.

Pria paruh baya yang berprofesi sebagai teknisi AC diketahui menjadi korban mafia tanah yang kasusnya mandek sejak 2018.

Je ngay meminta Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran memberikan atensi khusus agar perkara mafia tanah yang menimpanya diusut tuntas dan para tersangka segera ditahan.

"Ini sudah kelima kalinya kami layangkan surat ke Kapolda Metro Jaya. Kami berharap persoalan mafia tanah yang dialami klien kami, seorang tukang AC di Jakarta Barat," ujar Kuasa Hukum Ng Je Ngay, Aldo Joe kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Senin (6/12/2021).

Alasan Aldo mewakili kliennya menyurati Fadil karena merasa penanganan perkara kasus mafia tanah tersebut berjalan di tempat.

Baca juga: Diduga Mafia Tanah, Kejagung Tingkatkan Perkara Korupsi Margasatwa Karang Gading Jadi Penyidikan

Kasus yang sudah berperkara sejak 2018 lalu itu sudah menetapkan tiga orang tersangka namun tak kunjung ditahan.

Aldo menduga, penanganan perkara mafia tanah ini terkesan mandek dan belum ditahannya para tersangka, diduga ada intervensi dari petinggi kepolisian yang mendesak kasus tersebut tidak dilanjutkan.

"Intinya sudah diproses di Polres Metro Jakarta Barat sejak 2018. Bahkan sudah ditetapkan tersangka tiga pelakunya, kami menduga ada desakan dari petinggi dari polri, yang mana tidak ditindaklanjuti, sehingga dilaksanakan gelar di birawa sidik," ungkap Aldo.

Melalui surat tersebut, kliennya berharap agar Kapolda Metro Jaya bisa memberikan atensi kepada jajaran untuk mengusut tuntas kasus mafia tanah tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
Klub
D
M
S
K
GM
GK
-/+
P
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas