Tribun

Politikus PKS Harap Malaysia segera Perbaiki Proses Penerimaan PMI Sesuai MoU

Kurniasih Mufidayati berharap pemerintah Malaysia segera memperbaiki pelaksanaan penerimaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sesuai dengan MoU.

Penulis: Chaerul Umam
Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Politikus PKS Harap Malaysia segera Perbaiki Proses Penerimaan PMI Sesuai MoU
ISTIMEWA
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati. Kurniasih Mufidayati berharap pemerintah Malaysia segera memperbaiki pelaksanaan penerimaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sesuai dengan MoU pemerintah Indonesia dan Malaysia agar semua pihak bisa mendapatkan manfaat dari kerjasama tersebut.  Adapun pemerintah Indonesia masih menghentikan sementara proses pengiriman PMI dari Indonesia ke Malaysia untuk memperbaiki sistem penerimaan PMI agar sesuai dengan MoU.  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKS Kurniasih Mufidayati berharap pemerintah Malaysia segera memperbaiki pelaksanaan penerimaan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sesuai dengan MoU pemerintah Indonesia dan Malaysia agar semua pihak bisa mendapatkan manfaat dari kerjasama tersebut. 

Adapun pemerintah Indonesia masih menghentikan sementara proses pengiriman PMI dari Indonesia ke Malaysia untuk memperbaiki sistem penerimaan PMI agar sesuai dengan MoU. 

"Saya kira dialog sudah bisa dimulai apa yang menjadi keberatan dan catatan pemerintah Indonesia bisa benar-benar diperhatikan oleh Pemerintah Malaysia dan melakukan perbaikan-perbaikan. Semangatnya teman-teman PMI bisa bekerja di Malaysia dengan perlindungan yang maksimal," ucap Kurniasih Mufidayati dalam keterangannya, Kamis (21/7/2022).

Kurniasih Mufidayati menyebut, semangat adanya MoU pengiriman PMI ke Indonesia dan Malaysia adalah perlindungan yang lebih terhadap PMI

Saat moratorium dicabut dan nota kesepahaman kedua negara disepakati setelah sebelumnya kosong beberapa tahun, maka semua pihak harus menghormati isi MoU dan fokus pada perlindungan PMI saat di Malaysia. 

"Sebagai sebuah perjanjian, nota kesepakatan ini harus menjadi payung yang dihormati semua pihak. Jika ada persoalan seperti sekarang ini semangatnya segera menjadi jalan keluar bagi kedua negara jangan sampai teman-teman PMI yang menjadi korban," ujarnya.

Baca juga: Kepala BP2MI: RI Hadapi Darurat Penempatan Ilegal PMI oleh Sindikat yang Dilindungi Oknum

Kurniasih Mufidayati yakin semangat mencari solusi bersama bisa dikedepankan sebab dalam perjanjian Indonesia-Malaysia kedua pihak sejatinya bisa mendapatkan manfaat bersama.

"Bahwa ada persoalan yang didapatkan saat menerapkan MoU adalah hal yang bisa terjadi sehingga kedua pihak bisa segera duduk bersama untuk menyelesaikan persoalan. Teman-teman PMI masih menunggu hasil yang terbaik," tandasnya.

Kurniasih Mufidayati yakin baik pihak Indonesia dan Malaysia bisa kembali duduk bersama sehingga persoalan ini bisa cepat selesai dan kedua negara mendapatkan manfaat dari kerja sama ini.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas