Tribun

Virus Corona

Cakupan Booster Rendah, Satgas IDI Ingatkan Masyarakat Tetap Pakai Masker di Ruang Terbuka

Menurut Erlina Burhan, tidak perlu terburu-buru melakukan pelonggaran misalnya melepas masker saat di ruang terbuka.

Penulis: Rina Ayu Panca Rini
Editor: Erik S
zoom-in Cakupan Booster Rendah, Satgas IDI Ingatkan Masyarakat Tetap Pakai Masker di Ruang Terbuka
freepik.com
(ilustrasi) Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Erlina Burhan terus mengingatkan kepada masyarakat tetap mengenakan masker di tengah melandainya kasus Covid-19 ini. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Rina Ayu 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA- Ketua Satgas Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Erlina Burhan terus mengingatkan kepada masyarakat tetap mengenakan masker di tengah melandainya kasus Covid-19 ini.

Menurut Erlina Burhan, tidak perlu terburu-buru melakukan pelonggaran misalnya melepas masker saat di ruang terbuka.

Baca juga: Sebaran Kasus Covid-19 15 September 2022: Ada Tambahan 2.651 Kasus, DKI Jakarta Tertinggi

Hal ini ditengarai karena cakupan vaksinasi booster di tanah air yang masih rendah.

"Saya ingin kita tetap berhati-hati. Kemungkinan melepas masker ada, tapi kondisinya bukan karena sudah sering divaksin. Kalau cakupan vaksinasi Covid-19 booster tinggi, kemudian transmisi virusnya sudah menurun dan terkendali, maka kemungkinan kita membuka masker di tempat terbuka itu ada," tutur Erlina dalam kegiatan di Jakarta Selatan, Kamis (15/9/2022).

Ia pun membeberkan, tingkat transmisi virus Covid-19 di masyarakat juga menjadi pertimbangan apakah diizinkan melepas masker saat beraktivitas di tempat terbuka.

"Syaratnya, booster kita sudah cukup tinggi dan penularan di masyarakat sudah terkendali. Kemungkinan untuk membuka masker di tempat terbuka itu ada. Kapannya, itu tergantung kita semua," tegas Erlina.

Selain itu, jalankan perilaku hidup bersih dan sehat atau PHBS.

"Karena itu nggak perlu biayakan. Cuci tangan perlu biaya apa nggak? atau masker ya paling masker aja tapi maksud saya perilaku yang sehat itu dijaga ya," pesan dokter paru ini.

Baca juga: Percepat Vaksinasi, Vaksin PMK Mandiri Datang Pekan Depan

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan sasaran vaksinasi nasional ditargetkan sebesar 234.666.020 juta penduduk. 

Sementara, masyarakat yang telah melakukan vaksinasi booster baru mencapai 26,46 persen atau sekitar 62.091.264 orang. Hal tersebut menunjukkan bahwa sekitar 73 persen masyarakat belum melakukan vaksinasi booster

Dilaporkan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 ada tambahan 2.651 kasus Covid-19 baru pada Kamis (15/9/2022) hari ini. Total, kasus konfirmasi Covid-19 sejak awal pandemi Covid-19 mencapai 6.402.686.

Baca juga: Jokowi Instruksikan Vaksinasi Covid-19 Lanjutan Bagi Masyarakat yang Imunitasnya Rendah

Kemudian untuk kasus sembuh bertambah 3.915 sehingga totalnya 6.215.711. Sedangkan kasus meninggal bertambah 21 menjadi 157.849 . Secara keseluruhan, kasus aktif turun 1.285 sehingga totalnya 29.126.

 Hari ini tercatat sebanyak 69.035 spesimen diperiksa dengan metode real time polymerase chain reaction (PCR) dan tes cepat molekuler (TCM).

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas